Wapres Minta Basuki Tata Kawasan Kumuh di Jakut

Senin, 07 Desember 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 4320

Wapres Minta Basuki Tata Kawasan Kumuh di Jakut

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku sempat diminta oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla untuk membenahi kawasan kumuh di Jakarta Utara. Orang nomor satu di ibukota itupun menyanggupi. Rencananya akan dibangun rumah susun bagi warga yang bermukim di sana.

Pak Wapres bilang saya disuruh benahi kawasan kumuh, saya bilang bisa asal ada tanah deket sana, buat bank tanah, nanti saya bangunin rusun

Basuki mengaku sempat diajak oleh Jusuf Kalla naik helikopter untuk melihat kawasan kumuh di Jakarta Utara. Saat itu, Kalla meminta agar Kemayoran tidak menjadi kawasan komersil semuanya.

"Pak wapres tidak ingin melihat seluruh kawasan Kemayoran jadi komersial," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/12).

Kalla kemudian menunjuk lapangan golf yang ada di Kemayoran. Lokasi tersebut bisa dijadikan rusun bagi warga kurang mampu. Pasalnya, setiap harinya hanya 30 orang saja yang memanfaatkan lapangan golf tersebut.

"Pak Wapres bilang saya disuruh benahi kawasan kumuh, saya bilang bisa asal ada tanah deket sana, buat bank tanah, nanti saya bangunin rusun. Kata Pak Wapres, itu lapangan golf yang main hanya 30 orang sehari. Kamu ubah saja jadi lapangan bola," cerita Basuki.

Basuki pun meminta kemudahan agar BUMD dan BUMN bisa membangun rusun. Nantinya rusun yang telag dibangun akan dibeli kembali oleh Pemprov DKI. Karena DKI tidak bisa lagi membangun menggunakan sistem tahun jamak atau multiyears. 

"Ini untuk mengatasi multiyears yang nggak bisa ‎saya lakukan. Pak Wapres setuju, Presiden setuju, keluarkan surat. Makanya kami tugaskan PT Jakpro untuk membangun," ucap Basuki.

Seperti diketahui, sebelumnya Pemprov DKI berencana membangun kampung atlet di kawasan Kemayoran. Setelah Asian Games 2018 mendatang, kampung atlet tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sayangnya DPR RI tidak memberikan izin penggunaan lahan di Kemayoran untuk pembangunan rusun.

BERITA TERKAIT
Basuki Tuding PPK Kemayoran Ingin Lahan untuk Komersil

Lahan Wisma Atlet Kemayoran Masih Bermasalah

Jumat, 04 Desember 2015 7486

 Basuki : Tak Masalah Kalau Asian Games Batal

Basuki Tak Permasalahkan Jika Asian Games Batal di Jakarta

Jumat, 04 Desember 2015 7937

DKI akan Perjuangkan Hibah Wisma Atlet

DKI akan Perjuangkan Hibah Wisma Atlet

Kamis, 03 Desember 2015 5820

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 890

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 822

Pajak Kendaraan listrik jati

Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih

Selasa, 05 Mei 2026 513

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1195

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1149

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks