Kapal Pukat Harimau Rugikan Nelayan Jakarta

Jumat, 09 Mei 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 8042

kapal tongkang beritajakarta

(Foto: doc)

Puluhan kapal trowl (pukat harimau) ternyata masih leluasa beroperasi di Teluk Jakarta. Kondisi ini tidak hanya membuat ekosistem bawah laut rusak, tapi juga merugikan nelayan kecil di Pesisir Jakarta yang masih mengandalkan alat tangkap tradisional.

Bulan Juli 2013 sebanyak 6 kapal kita tangkap dan September 3 kapal

Di Teluk Jakarta sendiri, kapal pukat harimau sudah beroperasi sejak sekitar tahun 1980. Dalam operasinya, mereka tidak hanya menangkap ikan besar. Tapi, juga menangkap ikan kecil yang berakibat makin habisnya populasi ikan. Selain itu, sekitar 4.000 nelayan kecil di Jakarta Utara pun terganggu tangkapannya karena banyak ikan habis terjala kapal pukat harimau tersebut.

Kasudin Peternakan Perikanan dan Kelautan (P2K) Jakarta Utara, Sri Haryati mengatakan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama telah menginstruksikan pelarangan kapal pukat harimau beroperasi di Teluk Jakarta, karena keberadaannya yang merusak lingkungan dan merugikan nelayan kecil.

"Bulan Juli 2013 sebanyak 6 kapal kita tangkap dan September 3 kapal. Tidak lama kemudian, perwakilan pemilik datang dan meminta pembinaan kepada kita," ujarnya, Jumat (9/5).

Dalam kelanjutan pertemuan yang dilakukan antara pemilik kapal dan Sudin P2K, disepakati mereka harus alih teknologi penangkapan dan diberi tenggat waktu hingga 1 Juni mendatang. Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan beberapa syahbandar pelabuhan yang ada di sepanjang pantai Jakarta. Diharapkan, para syahbandar tidak lagi memberi Surat Izin Berlayar (SIB) pada kapal yang terdeteksi memakai pukat harimau.

"Mereka ada yang kita arahkan menjadi nelayan bagan apung atau memodifikasi teknologi alat penangkap ikan. Sebelum 1 Juni, pemilik akan kita kumpulkan lagi sebagai bentuk sosialisasi dan penegasan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kapal Dishub KM. Catamaran

Tak Miliki Izin, 3 Kapal Dishub Tetap Berlayar

Selasa, 22 April 2014 8567

sampah_kerang_muara_karang_budi.jpg

Sampah Kulit Kerang Dikeluhkan Nelayan Kalibaru

Senin, 03 Februari 2014 5607

nelayan_cilincing.jpg

Subsidi Dicabut, Nelayan Sulit Melaut

Rabu, 05 Februari 2014 4143

ikan_laut.jpg

Pasokan Ikan di Muara Angke Menurun

Rabu, 22 Januari 2014 5544

ikan_mati_marunda_jakut.jpg

Ratusan Ikan Mati di Pantai Marunda

Kamis, 27 Maret 2014 7322

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4642

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2155

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks