Jakbar Gencar Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

Jumat, 30 Oktober 2015 Reporter: Septradi Setiawan Editor: Budhy Tristanto 5576

Sudin Kesehatan Jakbar Ajak Warga Kenali Lebih Dekat HIV/AIDS

(Foto: Ilustrasi)

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, gencar menggelar sosialisasi tentang bahaya dan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Minimal masyarakat tahu gejala dan bagaimana cara penularan virus HIV

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Dewi Satiasari mengatakan, dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat mengetahui gejala dan cara penularan virus HIV/AIDS, sehingga bisa menghindari perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan seks bebas.    

"Minimal masyarakat tahu gejala dan bagaimana cara penularan virus HIV, misalnya pemakaian jarum suntik secara bergantian serta rasio aktivitas seks dengan adanya infeksi genital yang dapat mengakibatkan luka atau lecet," kata Dewi, Jumat (30/10).

Dewi menambahkan, penderita HIV tidak bisa dipastikan melalui bentuk fisik sehari-hari. Bahkan, penderita cendrung terlihat sehat.

"Tes VCT (Voluntery Conseling and Testing) adalah satu-satunya cara untuk mendapat kepastian apakah dia seorang penderita atau bukan," jelas Dewi.

Dikatakan Dewi, gejala HIV atau window periode dapat terdeteksi dengan melihat adanya perubahan tubuh pada penderita. Misalnya, klinis I, gejala dapat dilihat dari pembengkakan kelenjar getah bening. Klinis II, gejala dapat dilihat dengan menurunya berat badan sebanyak 10 persen, gatal - gatal, infeksi jamur di kuku dan infeksi saluran nafas secara berulang.

"Lalu terakhir adalah gejala lebih berat dari klinis I, dan II. Rasanya yang terakhir itu yang paling mengkhawatirkan. Untuk mengobati rasa sakit biasanya diberikan anti retriviral," tandas Dewi.

Berdasarkan catatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jakarta Barat, selama periode Januari-Juni 2015 terdeteksi sebanyak 378 warga Jakarta Barat mengidap penyakit HIV/AIDS. Penderita terbanyak umumnya tinggal di kawasan padat penduduk seperti Kecamatan Tambora, Tamansari dan Cengkareng.

BERITA TERKAIT
Pengidap HIV/AIDS Terbanyak di Kawasan Padat Penduduk

Pengidap HIV/AIDS Terbanyak di Kawasan Padat Penduduk

Kamis, 29 Oktober 2015 6039

Djarot Wacanakan Membuat Kartu Kesehatan Khusus ODHA

Djarot Wacanakan Membuat Kartu Kesehatan Khusus ODHA

Rabu, 07 Oktober 2015 3982

Penderita HIV/AIDS di Jakut Menurun

Penderita HIV/AIDS di Jakut Menurun

Jumat, 23 Oktober 2015 4571

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7055

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4706

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2260

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2228

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1769

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks