Petugas Kebersihan Akan Dilengkapi Alat Keselamatan

Minggu, 20 April 2014 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 21443

Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan memberikan peralatan standar keamanan dan keselamatan kerja yang s

(Foto: doc)

Ribuan petugas honorer harian lepas yang diperkerjakan sebagai pembersih sekaligus juru kampanye kebersihan seluruh kali di ibu kota akhirnya bisa bernafas lega. Sebab, Dinas Kebersihan DKI Jakarta akan memberikan peralatan standar keamanan dan keselamatan kerja yang selama ini mereka butuhkan.

Sudah ada seragam, sepatu dan parang, tinggal kami sebarkan

Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Penanganan Sampah Badan Air Jalur dan Taman, Budi Karya mengatakan, peralatan kerja khusus bagi petugas UPK Kebersihan ini sebagian sudah ada yang dibelanjakan dan tinggal dibagikan. Misalnya seragam kebersihan, sepatu boot, dan parang yang akan digunakan petugas ketika terjun membersihkan sampah di permukaan kali. "Sudah ada seragam, sepatu dan parang, tinggal kami sebarkan," ujarnya, Minggu (20/4).

Selain seragam dan sepatu boot, kata Budi, petugas kebersihan nantinya juga dilengkapi peralatan seperti cangkang, drum plastik, arit, golok, tambang dadung, karung, serokan sampah, sapu lidi. "Mereka juga kita bekali mesin potong rumput," katanya.

Namun, lanjut Budi, serah terima seluruh peralatan kerja Petugas UPK Badan Air Taman Jalur Hijau tersebut masih menunggu administrasi selesai.

Ia mengaku selama ini petugas kebersihan yang diupah Rp 80.252 ribu per hari ini banyak mengalami luka-luka yang disebabkan terkena pecahan kaca hingga gigitan binatang air seperti lintah dan ular dan saat bertugas karena tidak dilengkapi alat keselamatan kerja. "Banyak juga petugas yang terluka terkena pecahan beling saat terjun ke kali," ucapnya.

Selain memberikan peralatan keselamatan kerja, ujar Budi, pihaknya juga akan memberikan pelatihan terhadap 1.600 petugas honorer yang bertugas sebagai pemungut sampah sekaligus pengawas kebersihan kali. "Kalau anggarannya sudah siap, kita juga bakal berikan pelatihan kepada mereka," ujarnya.

Agus Salim (27), salah seorang petugas Petugas UPK Badan Air Taman Jalur Hijau mengeluhkan tidak adanya peralatan standar keamanan kerja dari Dinas Kebersihan DKI. Sebab, tak sedikit dari rekan-rekannya yang terluka akibat menginjak paku dan tergigit ular saat terjun ke dasar kali.

"Banyak yang kena paku sampai digigit ular kalau nyebur ke lumpur dalam. Harusnya kita dibekali peralatan kerja yang aman," keluhnya saat ditemui di Kali Sentiong, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Agus menuturkan, pembayaran upah petugas kebersihan selama ini tak pernah terkendala. Sejak awal direkrut, para petugas hanya diminta membuka sendiri rekening tabungan di Bank DKI.

"Sebulan kita bisa terima Rp 2,4 juta. Alhamdulillah selama ini pembayaran ngak pernah molor. Masalahnya cuma di peralatan kerja saja," katanya.

BERITA TERKAIT
Endapan Sampah jadi Penyebab Kali di Jakbar Mengalami Pendangkalan

Petugas Kebersihan Kena Paku dan Digigit ular

Kamis, 17 April 2014 5863

Dengan alat itu diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengerukan sampah di kali-kali yang sudah berk

DKI Beli 3 Alat Berat Amfibi untuk Keruk Sampah

Jumat, 18 April 2014 12505

wiriatmoko plt sekda

Atasi Sampah, DKI Jajaki Kerjasama dengan Belanda

Sabtu, 19 April 2014 6393

petugas kebersihan

4 Bulan, Honor Penyapu Jalan Belum Dibayar

Rabu, 16 April 2014 6660

Tak ada TPS, warga buang sampah ke kali

Warga Masih Buang Sampah di Kali

Senin, 14 April 2014 5381

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7041

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4669

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2192

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2207

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1758

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks