Komisi E Apresiasi Program Sekolah Paket bagi Warga Putus Sekolah

Kamis, 05 November 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 278

Sekolah Paket Tangki jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki mengapresiasi Dinas Pendidikan (Disdik) yang memperluas akses pendidikan kesetaraan bagi warga yang belum menuntaskan pendidikan formal, mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Menurut Subki, program sekolah paket menjadi solusi bagi warga yang terpaksa putus sekolah agar kembali mendapatkan kesempatan belajar sekaligus memperoleh ijazah melalui jalur pendidikan kesetaraan.

"Ini tidak boleh diabaikan,"

"Ini adalah bagian yang tidak boleh diabaikan. Bahwa ada anak-anak kita yang belum selesai sekolahnya, itu banyak," ujar Subki, Kamis (5/11).

Ia secara khusus mengapresiasi program sekolah paket yang dijalankan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat di kawasan Tamansari. Program tersebut memanfaatkan ruang kelas sekolah negeri setelah kegiatan belajar mengajar reguler selesai.

Subki mengungkapkan, peserta program tersebut berasal dari berbagai kelompok usia. Bahkan, ada warga berusia sekitar 60 tahun yang masih memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan.

"Jadi anak-anak itu sekolah paket di sekolah negeri. Ketika anak-anaknya sudah pulang, masuklah mereka yang sekolah paket. Bahkan waktu itu ada yang umurnya sudah 60 tahun. Masih ikut sekolah paket. Jadi saya sangat mengapresiasi program itu," ungkapnya.

Subki berharap, program pendidikan kesetaraan terus dikembangkan agar semakin banyak warga memperoleh kesempatan menuntaskan pendidikan.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui keterlibatan orang tua. Hal tersebut telah diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang juga memuat kewajiban orang tua dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan.

Ia meminta, Disdik segera mengkaji bentuk implementasi ketentuan tersebut agar dapat diterapkan lebih luas. Menurutnya, pembentukan karakter anak membutuhkan sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga.

"Sebab semakin hari semakin nyata kebutuhan kita akan karakter-karakter yang lebih baik," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tim KLH Gelar Verlap Sekolah Adiwiyata Mandiri ke SMKN 2 Jakpus

Tim KLH Lakukan Verlap Sekolah Adiwiyata Mandiri ke SMKN 2 Jakpus

Selasa, 03 November 2026 262

SDN Pulau Panggang 02 Pagi Jalani Audit Sekolah Ramah Anak

SDN Pulau Panggang 02 Diproyeksi Jadi Percontohan Sekolah Ramah Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 560

SDN Rorotan 03 kbm tatapmuka rezap2

Gubernur Pastikan Sekolah di Jakarta Tetap Belajar Tatap Muka

Rabu, 28 Oktober 2026 752

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 18816

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7314

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4990

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3716

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 1378

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks