Selasa, 27 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 466
(Foto: Nurito)
Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta tengah membangun Embung Penganten Ali yang berlokasi di Jalan Penganten Ali III, RW 6, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.
Pembangunan embung seluas sekitar 0,9 hektare ini merupakan upaya memperkuat pengendalian banjir sekaligus meningkatkan fungsi konservasi lingkungan dan penyediaan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.
"mendukung tata air dan menjaga kualitas ekologis lingkungan,"
Ketua Subkelompok Geologi dan Konservasi Air Baku Dinas SDA DKI Jakarta, Ikhwan Maulani mengatakan, Embung Penganten Ali memiliki luas penampang kering sekitar 0,5 hektare dan penampang basah 0,4 hektare.
Ia menyampaikan, keberadaan embung ini dapat menambah kapasitas tampungan air untuk membantu mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya.
“Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, embung juga dikembangkan sebagai waduk konservasi untuk mendukung tata air dan menjaga kualitas ekologis lingkungan,” ujarnya, Selasa (27/10).
Ikhwan menyampaikan, pembangunan Embung Penganten Ali tidak hanya berfokus pada pengendalian banjir, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
“Selain itu, kita juga menginginkan agar waduk ini bermanfaat bagi masyarakat yang ada di sekitarnya sebagai ruang interaksi publik, warga dapat berolahraga, dan juga berekreasi,” katanya.
Maka itu, pembangunan Embung Penganten Ali dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung fungsi tersebut, meliputi anjungan, jembatan, gerbang warga, area tempat duduk (seating area), shelter, gerbang utama, toilet umum, pos jaga, rumah cacah, dan ramp excavator.
Menurutnya, fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang operasional embung sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan kawasan sebagai ruang publik.
“Sejumlah fasilitas telah disiapkan agar masyarakat dapat menikmati kawasan embung untuk berbagai aktivitas,” ucapnya.
Ikhwan berharap pengembangan kawasan dengan konsep Green–Education–Recreation dapat mendorong kegiatan rekreasi, olahraga, edukasi lingkungan, dan interaksi sosial sehingga Embung Penganten Ali memberikan manfaat ekologis sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di Jakarta Timur.
“Melalui pembangunan ini, Dinas SDA DKI Jakarta berharap Embung Penganten Ali dapat berfungsi secara optimal sebagai tampungan air, kawasan konservasi air tanah, dan ruang terbuka hijau yang aman serta inklusif,” tandasnya.