Gulma di Waduk Cawang Tuntas Dibersihkan

Selasa, 13 Oktober 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 169

1791882213900

(Foto: Istimewa)

Sempat menjadi sorotan di media sosial akibat permukaan air yang menghijau dan dipenuhi tanaman liar serta sampah, Waduk Cawang di RW 01, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur kini sudah selesai dibersihkan oleh petugas Unit Pengelola Sampah (UPS) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.

"Kita kerahkan enam petugas"

Kepala UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dadang Cahya Rusdiana mengatakan, perubahan warna air menjadi hijau bukan disebabkan oleh limbah, melainkan pertumbuhan gulma yang dikenal masyarakat sebagai mata lele.

Menurutnya, tanaman invasif tersebut berkembang biak dengan cepat, terutama saat musim kemarau. Kondisi ini menyebabkan gulma mudah memenuhi permukaan waduk apabila tidak segera ditangani.

"Kita kerahkan enam petugas dari Satgas UPS Badan Air untuk membersihkan gulma dan sampah di Waduk Cawang ini," ujarnya, Selasa (13/10).

Dadang menjelaskan, pembersihan gulma sudah dilakukan mulai 11 Oktober 2026. Satu unit perahu berbahan styrofoam turut dikerahkan untuk mempermudah pembersihan gulma tersebut.

"Pembersihan gulma ini menghadapi kendala terjadinya pendangkalan akibat sedimentasi yang menyebabkan tidak dapat bergerak leluasa," terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Bagyo (45) menyampaikan apresiasi kepada petugas UPS Badan Air yang sudah membersihkan gulma dan sampah di waduk tersebut. 

Ia berharap, kondisi waduk yang lebih bersih dapat mendukung fungsinya dalam menampung debit air, terutama saat musim hujan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada UPS Badan Air yang sudah membersihkan gulma dan sampah dari Waduk Cawang ini," tuturnya.

Bagyo menginginkan, pemeliharaan waduk dapat dilakukan secara berkelanjutan agar pertumbuhan gulma tidak kembali menutupi permukaan air. 

"Fungsi waduk sebagai salah satu penampung air harus tetap terjaga dan risiko air melimpas ke permukiman warga saat musim hujan dapat diminimalisir," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinding Penahan Turap Waduk Rawa Babon nur

Pembangunan Dinding Penahan Turap Waduk Rawa Babon Capai 30 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 504

Pembukaan Waduk Aneka Elok otoy

Pemkot Jaktim Optimalkan Waduk Aneka Elok Sebagai Ruang Ketiga

Selasa, 21 April 2026 755

Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit Tuntas Dibersihkan

Tak Ada Lagi Penumpukan Sampah di TPS Rusun Waduk Pluit

Jumat, 24 Juli 2026 747

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 28574

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11477

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6876

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3792

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1538

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks