Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir, Pram Resmikan Dua Embung Konservasi di Jaktim

Senin, 19 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 451

Peresmian embung jaktim rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan dua fasilitas penampungan air di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, yakni Embung Bambu Hitam dan Embung Batu Bangkong, pada Senin (19/10).

Pramono mengatakan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat infrastruktur pengendali banjir, sekaligus menyediakan ruang interaksi publik.

"Ini dibangun sebagai sarana pengendali sumber daya air,"

"Ini dibangun sebagai sarana pengendali sumber daya air yang ada di tempat ini, sekaligus menjadi sumber air baku dan juga ruang interaksi publik," ujar Pramono.

Pembangunan ini dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air sejak 2025 dengan menerapkan pendekatan biru hijau dan solusi berbasis alam atau nature-based solution. Selain berfungsi sebagai konservasi atau tempat penampungan air, embung ini juga memiliki berbagai fasilitas publik pendukung, termasuk balai warga, jogging track, serta area playground.

Gubernur pun berpesan kepada pengelola dan masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas ini dengan baik.

"Kalau musim hujan tempat ini pasti banjir, pasti banjir. Sehingga tempat ini berfungsi dua hal. Di musim kering seperti sekarang menjadi tempat taman, balai warga, jogging track, dan sebagainya. Kalau musim banjir, tempat ini pasti banjir," jelasnya.

Pramono pun menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam membangun infrastruktur pengendali banjir, di antaranya dengan membangun embung, waduk, dan normalisasi kali saat musim kemarau. Ia berharap, upaya ini dapat mengatasi permasalahan banjir dalam jangka panjang.

"Pemerintah DKI Jakarta dalam hal berkaitan dengan penanganan banjir tidak hanya serta-merta kalau hujan baru dilakukan kegiatannya ataupun penanganannya. Kita lebih pada pencegahan," katanya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menjelaskan, pembangunan embung ini sebagai area konservasi sekaligus untuk menyelesaikan persoalan banjir di kawasan sekitar.

"Jadi dia tidak berbentuk reduksi, dia berbentuk konservasi. Pada saat banjir dia full, ini (embung) semua banjir," kata Ika.

Embung ini menjadi tempat penampungan dari saluran-saluran lingkungan serta jaringan drainase lokal di kawasan sekitar. Selain itu, embung ini juga memiliki fasilitas yang dapat dimanfaatkan warga saat musim kemarau, seperti taman, ruang publik, dan balai warga.

"Jadi, mohon perkenan Bapak Ibu di lingkungan RW sini, kalau banjir sudah pasti ini full tertutup (air)," kata dia.

Selain itu, embung ini juga dilengkapi dengan fasilitas instalasi pengolahan air limbah berkapasitas 250 meter kubik per hari.

Untuk diketahui, Embung Batu Bangkong mempunyai luas 1,3 hektare, dengan kapasitas tampungan sekitar 20.300 meter kubik. Sementara Embung Batu Hitam mempunyai luas 2,1 hektare dengan daya tampungan sekitar 16.250 meter kubik.

BERITA TERKAIT
Pembangunan embung kebagusan rezap

Embung Kebagusan Diharapkan Atasi Banjir dan Jadi Sumber Air Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026 603

Dinding Penahan Turap Waduk Rawa Babon nur

Pembangunan Dinding Penahan Turap Waduk Rawa Babon Capai 30 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 543

Pramono Resmikan Masjid Apung An Nur di Ancol

Jadi Ikon Baru Jakarta, Pramono Resmikan Masjid Apung An-Nur di Ancol

Jumat, 16 Oktober 2026 711

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14423

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3484

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1871

Masukan Ketua Komisi B Optimalisasi Transportasi Umum MRT ilust 1

Makin Diminati, Transportasi Jakarta Tembus Peringkat 15 Besar Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 675

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 605

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks