Rabu, 14 Oktober 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 159
(Foto: Istimewa)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat sinergi dengan Polda Metro Jaya, terutama dalam menciptakan kesejahteraan dan keamanan masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan hasil pertemuannya dengan Kapolda Metro Jaya di Balai Kota DKI Jakarta kemarin. Pramono mengatakan, Pemprov DKI mendukung penuh kebijakan Kapolri yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan penciptaan lapangan kerja.
"kami akan bersinergi untuk itu,"
"Intinya adalah bagaimana polisi bersama rakyat dan polisi juga concern terhadap hal yang berkaitan dengan pembukaan lapangan kerja, maka Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan support sepenuhnya untuk itu di Jakarta," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10).
Penguatan kolaborasi juga dilakukan dalam hal penataan kawasan rawan transaksi narkoba di Jakarta. Gubernur memastikan, Pemprov DKI akan mendukung penuh upaya Polda Metro Jaya dalam penanganan kasus narkoba.
"Hal-hal yang berkaitan dengan penataan kawasan-kawasan yang dianggap sebagai kawasan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, maka Pemerintah DKI Jakarta akan bekerja sama dengan kepolisian, termasuk penanganan hal yang berkaitan dengan narkoba," jelasnya.
Upaya Polda Metro Jaya ini juga sejalan dengan program penataan kawasan yang tengah dikerjakan oleh Pemprov DKI. Salah satunya yakni di kawasan Tanah Abang, terutama di wilayah Kebon Melati, Kebon Kacang, dan lainnya.
Pramono menegaskan, penataan kawasan di area seluas 2,3 km ini akan dilakukan tanpa menggusur masyarakat setempat.
"Menurut saya ini akan sangat sesuai dengan apa yang menjadi program Bapak Kapolri yang diterjemahkan oleh Polda Metro di Jakarta ini, sehingga kami akan bersinergi untuk itu," tegas Pram.