Jumat, 09 Oktober 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 245
(Foto: Anita Karyati)
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bersama mengadakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) tentang keamanan pangan di Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
"Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama"
Kegiatan bertema "Kenali, Pilih, Konsumsi Pangan Aman untuk Hidup Lebih Sehat" tersebut diikuti 300 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, kader masyarakat, karyawan, serta pengurus RT/RW setempat.
Kepala BBPOM di Jakarta, Jaffeta Pradeko Putra mengatakan,.edukasi keamanan pangan penting dilakukan karena produk pangan yang mengandung bahan berbahaya, seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan metanil yellow, masih ditemukan di peredaran. Selain itu, cemaran bakteri yang dapat memicu keracunan pangan juga menjadi perhatian.
"Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami mendorong masyarakat menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan prinsip Cek KLIK dan Cek BEBAS sebelum membeli maupun mengonsumsi makanan," ujar Jaffeta, melalui keterangan tertulis, Jumat (9/10).
Jaffeta menjelaskan, prinsip Cek KLIK ditujukan untuk membantu masyarakat memastikan keamanan produk pangan olahan dalam kemasan.
"Masyarakat kami minta memeriksa kondisi kemasan, mencermati informasi pada label, memastikan produk memiliki izin edar, serta memperhatikan tanggal kedaluwarsa," terangnya.
Untuk makanan siap saji, lanjut Jaffeta, masyarakat diperkenalkan dengan metode Cek BEBAS, yakni memeriksa bentuk, bau, warna, dan rasa makanan untuk memastikan tidak terdapat penyimpangan dari kondisi normal.
"Penerapan kedua metode ini dapat membantu masyarakat lebih cermat dalam memilih makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan demikian, risiko mengonsumsi pangan yang tidak memenuhi ketentuan dapat diminimalisir," ungkapnya.
Ia berharap, kegiatan edukasi tersebut tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga mendorong terbentuknya kebiasaan memilih dan mengonsumsi pangan yang aman demi menjaga kesehatan keluarga.
Selain menerapkan prinsip pemeriksaan pangan, masyarakat juga diimbau berani melaporkan apabila menemukan produk pangan yang diduga tidak memenuhi ketentuan.
"BBPOM di Jakarta terus berkomitmen mendorong masyarakat yang cerdas dalam memilih pangan dan konsisten menerapkan perilaku konsumsi yang aman untuk melindungi kesehatan keluarga," tandasnya.