Rabu, 14 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 227
(Foto: Istimewa)
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta meraih Terbaik Pertama kategori Perangkat Daerah dan Unit Kerja Perangkat Daerah dengan predikat Sangat Memuaskan dalam penilaian pengelolaan arsip.
Capaian ini menunjukkan peningkatan kinerja Disparekraf DKI Jakarta dalam menata dan mengelola arsip di lingkungan organisasi.
"penataan arsip menjadi sangat utama,"
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, arsip memiliki peran penting sebagai referensi utama dalam proses pengambilan kebijakan dan pengembangan kreativitas di lingkungan dinas.
“Sehingga bagi kami di lingkungan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, penataan arsip menjadi sangat utama karena ini merupakan dasar untuk mengambil kebijakan maupun melihat berbagai referensi yang berkembang sebelumnya,” ujarnya, pada pembukaan Festival Pusta Karsa Tahun 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (14/10).
Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama jajaran yang turut didukung oleh arsiparis di lingkungan Dinas Parekraf DKI Jakarta.
Menurutnya, keberadaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang kearsipan juga menjadi kebutuhan penting bagi Disparekraf DKI Jakarta. Kebutuhan tersebut berkaitan dengan analisis jabatan dan analisis beban kerja (Anjab ABK) di lingkungan dinas.
Andhika menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya mempertahankan capaian tersebut melalui penguatan koordinasi dan diskusi dengan focal point pengelolaan kearsipan di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta.
Ia menilai, koordinasi tersebut penting untuk memastikan pengelolaan arsip di lingkungan perangkat daerah tetap mengikuti perkembangan dan memperhatikan berbagai hal yang dibutuhkan bagi keberlangsungan organisasi serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Andhika menambahkan, dalam pengelolaan kearsipan, Dispusip DKI Jakarta menjadi pihak yang bermitra dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
“Focal point di Pemprov DKI Jakarta itu adalah Dispusip. Jadi, apa-apa yang menjadi tren, apa-apa yang menjadi hal-hal yang harus dicermati untuk keberlangsungan OPD dan Pemprov DKI Jakarta ke depan, ini yang menjadi catatan utama kami,” tandasnya.
Sebagai informasi, apresiasi terhadap perangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) yang proaktif meningkatkan pengelolaan arsip turut menjadi bagian dari rangkaian Festival Pusta Karsa (Perpustakaan, Kearsipan dan Sastra) Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi sekaligus penguatan komitmen terhadap pengembangan perpustakaan, pengelolaan kearsipan, dan pemajuan sastra di Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak sembilan organisasi perangkat daerah (OPD) telah melaksanakan pemindahan arsip inaktif dengan retensi 10 tahun sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketertiban pengelolaan arsip.