Selasa, 11 Agustus 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 93
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 64 aparatur sipil negara (ASN) dari 32 Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di Jakarta Barat, mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) kearsipan yang digelar secara daring, Senin (10/8) hingga Selasa (11/8).
Kepala Seksi Kearsipan Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Barat, Marchantia Teisha Fauzuna mengatakan, Bimtek ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pengelola arsip di lingkungan UKPD, sehingga mampu mewujudkan tata kelola kearsipan yang sesuai dengan standar nasional.
Guna meminimalisir kendala administratif di masa mendatang
Selain itu, kegiatan ini juga untuk memperkuat akuntabilitas dengan meningkatkan kesadaran fungsi strategis arsip sebagai alat bukti akuntabilitas kinerja yang sah, serta instrumen pendukung dalam proses pengambilan keputusan di tingkat daerah.
"Pesertanya total ada 64 orang dari 32 UKPD. Jadi setiap UKPD mengirim dua perwakilan dan Bimtek digelar melalui zoom meeting," katanya, Selasa (11/8).
Diharapkan Marchantia, kegiatan juga akan memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan sistem pengelolaan arsip pada instansi, khususnya dalam lingkup pengelolaan arsip dinamis agar lebih efektif dan efisien.
"Kegiatan juga menyediakan panduan praktis dan referensi baku bagi petugas pengelola arsip UKPD di Jakarta Barat dalam menjalankan tugas sehari-hari," tuturnya.
Dilanjutkan Marchantia, selama kegiatan para peserta diberikan sejumlah materi, seperti pengelolaan arsip dinamis aktif, pengelolaan arsip inaktif, pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga.
Lalu, materi penyusutan arsip dan terakhir materi pengembangan kompetensi.
Selain mendapat materi pelatihan, jelas Marchantia, peserta juga mengikuti sesi tanya jawab serta post test pada rangkaian penutupan kegiatan.
"Selama kegiatan peseeta diberikan pengetahuan teknis pengelolaan arsip guna meminimalisir kendala administratif di masa mendatang. Kami berharap kegiatan ini bisa mengembangkan kompetensi para peserta," tandasnya.