Pemprov DKI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Selasa, 13 Oktober 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 302

Forum jasa konstruksi gery ist

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) menggelar Forum Jasa Konstruksi DKI Jakarta Tahun 2026 bertema ‘Merajut Kolaborasi dalam Ekosistem Jasa Konstruksi’ di Aula Annex, Gedung Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat, pada 13-15 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi, serta pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan jasa konstruksi di Jakarta.

"menghadirkan infrastruktur yang semakin berkualitas,"

Forum ini melibatkan berbagai unsur masyarakat jasa konstruksi, meliputi 24 asosiasi badan usaha, 36 asosiasi profesi, 41 anggota tim profesi ahli, 80 penyedia jasa, 41 unsur rantai pasok, dan 38 pengelola gedung, serta perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris mengatakan, tantangan pembangunan ke depan semakin besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembangunan, perkembangan teknologi, dan tuntutan profesionalisme. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan penguatan tata kelola penyelenggaraan konstruksi perlu terus dilakukan.

Afan menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, akademisi, dan asosiasi, dalam merumuskan kebijakan jasa konstruksi.

“Kami sangat berharap bahwa kebijakan-kebijakan yang nantinya kami susun ini tidak hanya bagus di atas kertas saja, tapi memang bisa walkable dan bekerja secara efektif,” ujarnya.

Selain memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan, Afan menyoroti pentingnya kemudahan akses informasi dalam ekosistem jasa konstruksi. Menurutnya, forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk bertukar informasi dan pengalaman sekaligus mendorong tersedianya informasi yang jelas dan mudah diakses oleh masyarakat maupun seluruh pemangku kepentingan.

Afan menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan terus mendorong pembinaan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi.

“Kami optimistis dengan semangat kolaborasi dapat mendukung pembangunan Jakarta dan menghadirkan infrastruktur yang semakin berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta, Vera Revina Sari menjelaskan, keterlibatan berbagai unsur dalam forum tersebut menunjukkan pentingnya peran masing-masing pihak dalam mendukung penyelenggaraan jasa konstruksi.

Ia mengatakan, pemerintah berperan menyiapkan kebijakan dan pembinaan, asosiasi mengembangkan anggotanya, sedangkan dunia usaha menghadirkan inovasi dan peluang kerja. Sementara itu, tenaga profesional, tenaga kerja, dan akademisi turut berkontribusi melalui kompetensi dan pengetahuan.

Vera menjelaskan, rangkaian Forum Jasa Konstruksi DKI Jakarta Tahun 2026 mencakup diskusi bersama para ahli, pengenalan teknologi dan produk konstruksi, serta pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan industri.

Kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, sosialisasi pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggaraan dan tertib pemanfaatan jasa konstruksi, serta pameran konstruksi.

“Kita menyadari bahwa sektor konstruksi terus berubah mengikuti dinamika perubahan zaman. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi, pemanfaatan teknologi, dan keterbukaan terhadap inovasi perlu menjadi bagian dari cara kita bekerja ke depan,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk berbagi pengalaman, menyampaikan tantangan yang dihadapi, dan membangun jejaring kerja sama. Menurutnya, diskusi yang berlangsung diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kolaborasi konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat jasa konstruksi di Jakarta.

“Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat, termasuk melalui peningkatan kompetensi, inovasi, dan daya saing sektor jasa konstruksi. Diharapkan, penguatan ekosistem jasa konstruksi dapat mendukung pembangunan Jakarta yang tertib, aman, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju dan layak huni,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi D-Dinas Citata Bahas Pengawasan Izin Bangunan Gedung

Komisi D-Dinas CKTRP Bahas Perizinan Bangunan Gedung dan Tata Ruang

Selasa, 04 Februari 2025 2314

Sudin CKTRP Jakut Sosialisasi Standar Pembangunan Gedung Pemda anita

Sudin CKTRP Jakut Sosialisasikan Regulasi Pembangunan Gedung Pemda

Kamis, 24 September 2026 223

Petugas segel bangunan jati 2

Komisi D Tekankan Pentingnya Pengawasan Tata Ruang dan Perizinan Bangunan

Jumat, 06 Maret 2026 672

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 28574

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11477

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6876

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3792

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1539

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks