PKL di Kawasan Terminal Pinang Ranti Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 303

Puluhan Personil Gabungan Lakukan Penertiban PKL di Terminal Pinang Ranti

(Foto: Nurito)

Puluhan personel gabungan melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan menata kawasan Terminal Pinang Ranti di Jalan Raya Pondok Gede, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

"Melanggar aturan"

Camat Makasar, Dimas Prayudi mengatakan, penertiban dilakukan untuk menjaga kawasan Terminal Pinang Ranti agar tetap tertib dan rapi. 

"Kami ingin fasilitas umum dapat digunakan sebagaimana mestinya dan para PKL tidak berjualan di tempat yang melanggar aturan," ujarnya, Rabu (30/9).

Dimas menjelaskan, penertiban tersebut sudah diawali dengan tindakan persuasif melalui sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang pada awal Agustus 2026. 

"Para pedagang dikumpulkan di kantor kecamatan dan diberikan pemahaman agar tidak lagi berjualan di lokasi ini dengan memberikan tenggat waktu hingga 29 September," terangnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kecamatan Makasar, Robinhot Butar Butar menyampaikan, penertiban melibatkan 55 personel gabungan dari unsur kecamatan dan kelurahan, Satuan Pelaksana Perhubungan, Bina Marga, Sumber Daya Air, serta pengurus RT/RW, LMK, dan FKDM setempat.

Robinhot menambahkan, setelah penertiban, akses menuju Halte Transjakarta akan dipagar untuk mencegah pedagang kembali memasukkan gerobak maupun mendirikan lapak di atas pedestrian.

Selain pemagaran, kawasan tersebut rencananya akan ditata menjadi taman oleh pihak kelurahan. Penataan diharapkan membuat lingkungan sekitar terminal lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi pengguna transportasi umum.

"Setiap hari lima anggota Satpol PP juga ditugaskan memonitor kawasan ini. Kalau masih ada yang nekat berjualan akan ditertibkan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua RW 02, Kelurahan Pinang Ranti, Bambang Triwidodo mendukung rencana penataan tersebut karena keberadaan taman akan membuat kawasan yang sebelumnya semrawut menjadi lebih bersih dan rapi.

"Kalau ditata rapi dan dibuatkan taman tentu kami juga setuju. Lingkungan jadi bersih dan rapi," tuturnya.

Bambang berharap, pemerintah tetap memperhatikan para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari lokasi tersebut dengan menyediakan tempat relokasi.

"Setiap hari terdapat sekitar 30 hingga 40 pedagang yang berjualan secara bergantian di kawasan ini," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Penertiban PKL Jl Raya Bogor nur

Penertiban PKL Langgar Aturan di Jalan Raya Bogor Diintensifkan

Selasa, 18 Agustus 2026 724

Penertiban pasar becek prumnas klender nurito

Personel Gabungan Lakukan Penertiban di Pasar Becek Perumnas Klender

Rabu, 03 Juni 2026 813

IMG 20260506 WA0042

Penertiban Rumah Dinas PAM Jaya Berjalan Kondusif

Rabu, 06 Mei 2026 652

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 4186

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1218

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2934

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1376

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1272

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks