Sudin Kebudayaan Jakut Susun Naskah Sejarah Betawi Pesisir

Rabu, 30 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 203

Sudin Kebudayaan Jakut Susun Naskah Sejarah Betawi Pesisir

(Foto: Anita Karyati)

Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara terus memperkuat upaya pelestarian sejarah dan kebudayaan lokal. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) bertema Penulisan Sejarah Lokal Kehidupan Betawi Pesisir dari Masa ke Masa.

"Referensi penting dan terpercaya"

Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Dya Perwita Kusuma mengatakan,

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penelitian sejarah lokal untuk menyusun kajian komprehensif mengenai perjalanan kehidupan masyarakat Betawi Pesisir di Jakarta Utara.

"Kami berharap hasil penelitian dan FGD ini menjadi referensi penting dan terpercaya dalam pelestarian kebudayaan Betawi Pesisir di Jakarta Utara," ujarnya, Rabu (30/9).

Dya menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 35 peserta yang terdiri dari unsur Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, kecamatan, sejarawan, budayawan Betawi, tokoh masyarakat pesisir, akademisi, dan tim penulis.

"Berbagai masukan diberikan untuk menyempurnakan naskah. Termasuk, mengenai keberagaman identitas masyarakat Betawi Pesisir, ritual dan tradisi lokal, serta perkembangan bahasa yang digunakan masyarakat pada berbagai periode sejarah," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelindungan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Rahma Almira menambahkan, penelitian berlangsung sekitar tiga bulan, mulai 21 Juli hingga 21 Oktober 2026. Riset mencakup wilayah pesisir di lima kecamatan, yakni Penjaringan, Pademangan, Tanjung Priok, Koja, dan Cilincing.

"Penelitian menggunakan studi literatur, arsip, serta wawancara dengan sejumlah narasumber. Fokusnya meliputi mata pencaharian, tradisi maritim, kesenian, sistem kekerabatan, dan perubahan sosial budaya masyarakat Betawi Pesisir," ungkapnya.

Ia memaparkan, kajian tersebut juga memetakan perkembangan Jakarta Utara dan masyarakat Betawi Pesisir secara kronologis, mulai dari akar peradaban pesisir pada masa awal, era Kerajaan Pajajaran, kedatangan bangsa asing dan masa kolonial, pendudukan Jepang, masa kemerdekaan, hingga perkembangan pada era kontemporer.

"Untuk memperkuat validitas data, tim peneliti menelusuri berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Perpustakaan Nasional, serta arsip museum di Belanda yang berkaitan dengan Batavia tempo dahulu," bebernya.

Ia menuturkan, kajian toponimi sejumlah wilayah pesisir, seperti asal-usul nama Cilincing dan Tanjung Priok turut menjadi bagian dari penelitian.

"Dalam penelitian kami melibatkan beberapa komunitas, salah satunya Komunitas Tempo Doeloe yang beranggotakan sejarawan, pemerhati budaya, dan pemandu wisata tersertifikasi," imbuhnya.

Dari rangkaian penelitian tersebut, lanjut Rahma, telah terkumpul data sejarah tertulis, masukan dan validasi dari para narasumber, serta draf awal buku Penulisan Sejarah Lokal Kehidupan Betawi Pesisir.

Buku tersebut ditargetkan memperoleh ISBN dan diluncurkan pada awal November 2026 melalui agenda peluncuran dan bedah buku yang melibatkan pelajar SMA, komunitas sejarah, pegiat pariwisata, serta komunitas kearsipan dan perpustakaan.

"Ke depan, hasil kajian tidak hanya ditujukan sebagai dokumentasi sejarah, tetapi juga diharapkan menjadi referensi bagi pemandu wisata dalam mengenalkan destinasi sejarah di pesisir Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260828 WA0111

FGD Refleksi Dua Tahun UU DKJ Sinkronkan Transisi Kewenangan Khusus Jakarta

Jumat, 28 Agustus 2026 583

Rano membuka secara resmi FGD Pengembangan Aksesibilitas Kawasan JIS

Rano Minta FGD Pengembangan JIS Mengacu Konsep Penataan Kawasan

Kamis, 27 November 2025 1193

IMG 20260727 WA0097

200 Anak PAUD Pelajari Sejarah Kemaritiman di Museum Bahari

Senin, 27 Juli 2026 541

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1519

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 938

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 922

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1481

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1478

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks