Senin, 27 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 176
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 200 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengikuti kegiatan Kenali Museum Sejak Dini (KeMuDI) di Museum Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026.
"Sejarah pelayaran dan kemaritiman nusantara"
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta didik. Mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar sekaligus mengenal sejarah kemaritiman Indonesia melalui berbagai koleksi yang tersimpan di Museum Bahari.
Salah seorang peserta didik PAUD TPA Negeri Bale Bermain Yos Sudarso, Kiran (5) mengaku senang dapat mengunjungi museum bersama teman-temannya. Baginya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama melihat secara langsung berbagai koleksi sejarah kemaritiman.
"Senang sekali bisa jalan-jalan ke sini bersama teman-teman. Tadi lihat kapal-kapal besar dan foto-foto. Bagus sekali," ujarnya, Senin (27/7).
Bunda PAUD Jakarta Utara, Fida Hendra mengatakan, kegiatan KeMuDI menjadi momen istimewa bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar kelas.
Menurutnya, Museum Bahari tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal sejarah dan jati diri bangsa.
"Museum Bahari menyimpan berbagai koleksi sejarah pelayaran dan kemaritiman nusantara. Melalui program ini, kita ingin menanamkan kebiasaan belajar yang menyenangkan kepada anak-anak sejak usia dini agar mereka mengenal sejarah dan budaya Indonesia," ungkapnya.
Fida menambahkan, melalui program KeMuDI, anak-anak diharapkan mendapatkan pengalaman belajar yang bermakna atau meaningful learning. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus kecintaan anak-anak terhadap sejarah dan warisan budaya Indonesia.
"Melalui melihat langsung koleksi, mendengarkan cerita sejarah, dan melakukan aktivitas edukatif, rasa bangga terhadap warisan budaya bangsa akan tumbuh dalam diri mereka," ucapnya.
Ia mengapresiasi para guru, orang tua, dan panitia yang telah bersinergi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan generasi yang cerdas dan berkarakter.
Fida berpesan kepada seluruh peserta didik agar tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama mengikuti kegiatan serta mematuhi arahan dari para guru.
"Kepada anak-anakku, tetap jaga keselamatan, tertib, serta dengarkan arahan guru. Semoga ini menjadi pengalaman penuh cerita untuk dibagikan kepada keluarga di rumah," tandasnya.