Selasa, 15 September 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 117
(Foto: Folmer)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat, berkomitmen memfasilitasi dan memastikan kenyamanan serta keamanan beribadah bagi seluruh pemeluk agama di wilayahnya.
Komitmen ini disampaikan Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin saat digelar acara Peningkatan Kerukunan Umat Beragama tingkat kota 2026 yang diikuti 100 pemuka agama di Ruang Serbaguna Utama Kantor Wali Kota
Ajak pimpinan agama memberikan narasi persaudaraan
Arifin mengatakan, kota Jakarta Pusat merupakan miniatur Indonesia sebagai tempat bertemunya berbagai suku, budaya, ras, dan agama.
Keberagaman ini, lanjut Arifin, merupakan kekayaan yang luar biasa. Namun, jika tidak dirawat secara baik, potensi gesekan sekecil apapun akan mengganggu stabilitas sosial.
"Saya mengajak pimpinan agama di Jakarta Pusat mengambil peran untuk memberikan narasi persaudaraan, bukan memecah belah atau memicu polarisasi di masyarakat," ujar Arifin.
Ia mengungkapkan, Pemkot Jakarta Pusat siap menfasilitasi dan memastikan kenyamanan dan keamanan beribadah bagi seluruh warga dengan agama yang diyakini.
Dia juga mengajak pemuka agama melalui forum ini untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi serta menjadikan rumah ibadah sebagai simpul pemersatu.
“Mari bersama menjadikan Jakarta Pusat sebagai barometer wilayah yang aman, toleran, dan kondusif. Perbedaan tidak dipandang sebagai pemisah, melainkan sebagai simfoni yang memperindah kehidupan berbangsa,” ungkapnya.
Sementara Kasuban Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Pusat, Sony Triwibawa memaparkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kebersamaan sehingga terjalin keberagamaan yang harmonis sesuai Pancasila dan UUD 45.
“Peningkatan wawasan kerukunan umat beragama dikuti 100 peserta gabungan dari FKUB, FKDM, serta perwakilan pimpinan pemuka agama di Jakarta Pusat,” pungkasnya.