Selasa, 23 Juni 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 84
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 80 peserta dari berbagai elemen organisasi keagamaan dan kepemudaan, Selasa (23/6), mengikuti Dialog Peningkatan Kerukunan Umat Beragama yang diadakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat.
Sekretaris Kota Adminitrasi Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama di Indonesia, khususnya di Jakarta Barat, merupakan sebuah keniscayaan dan anugerah yang dilindungi oleh negara.
Diharapkan mampu mempererat kerukunan di Jakarta Barat,
"Kebebasan beribadah yang aman dan damai tanpa rasa takut, menjadi hal yang patut disyukuri dan dijaga bersama," ucapnya.
Ia berharap, seluruh peserta yang ikut kegiatan ini bisa saling bahu-membahu menjaga kerukunan dan bisa mendukung pembangunan serta pengentasan persoalan sosial di masyarakat.
"Jika ada riak kecil atau perbedaan agar diselesaikan secara damai melalui musyawarah dan komunikasi yang baik. Atau istilahnya diselesaikan dengan ngopi bersama," tegasnya
Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat Tumpal Hasiholan menjelaskan, 80 peserta merupakan perwakilan dari delapan organisasi keagamaan dan kepemudaan seperti FKUB, DKP RMI, Fatayat NU, LDII, Pemuda Katolik, PMKRI, GAMKI, dan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).
Kegiatan menghadirkan narasumber Ketua MUI Jakarta Barat Abdurrahman Shoheh dan Perwakilan Dirjen Polpum Kemendagri, Hartono
"Kegiatan ini formatnya dialog interaktif. Kami berharap dialog yang terbangun akan mampu mempererat kerukunan di Jakarta Barat," tandasnya.