Jumat, 10 April 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 122
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama dan semangat kebersamaan merupakan fondasi utama bagi pemimpin untuk bekerja dengan tenang dalam membangun kota.
Dikatakan Pramono, terciptanya stabilitas sosial akan mempermudah pemerintah dalam memecahkan berbagai persoalan di Jakarta. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Ibadah Paskah Hamba Tuhan dan Warga Jemaat di Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (10/4).
"yang paling penting itu adalah kerukunan kebersamaan,"
"Bagi saya yang paling penting itu adalah kerukunan kebersamaan, sehingga dengan demikian yang namanya pemimpin yang tugasnya memimpin bisa bekerja dengan tenang untuk bagaimana membuat kota ini lebih maju," ujar Pramono.
Pramono pun menyampaikan komitmennya untuk menjadi gubernur bagi semua golongan tanpa memandang latar belakang agama maupun politik. Ia mencontohkan berbagai kegiatan dalam menyambut hari besar keagamaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, mulai dari perayaan Natal, Imlek, Nyepi, hingga Ramadan dan Idulfitri.
Selain menumbuhkan toleransi dan kerukunan, berbagai kegiatan tersebut juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta. Tak hanya itu, Pramono juga menyebut bahwa Jakarta berhasil menempati peringkat kedua daftar kota teraman di Asia Tenggara pada 2026 berdasarkan laporan Global Residence Index.
"Artinya apa? Kalau kita bisa bekerja bersama-sama, rukun, damai, perbedaan boleh tetapi esensinya adalah kebersamaan gotong royong membangun bangsa ini menjadi yang utama," ucapnya.
Gubernur meyakini jika kebersamaan dan kerukunan antar-umat dikelola dengan baik, maka akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Jakarta. Mengakhiri sambutannya, Pramono pun menyampaikan ucapan selamat merayakan Paskah kepada seluruh jemaat yang hadir.
"Semoga sukacita dan damai sejahtera senantiasa menyertai langkah kita bersama dalam membangun Jakarta bermasyarakat berbangsa dan bernegara," kata dia.
Sementara, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua menyampaikan bahwa Paskah merupakan pengingat akan makna pengorbanan, kebangkitan, dan harapan baru. Nilai-nilai tersebut relevan dalam membangun Jakarta sebagai kota yang inklusif, harmonis, dan penuh toleransi.
"Jakarta adalah rumah bagi keberagaman berbagai suku, agama, dan latar belakang kehidupan berdampingan," kata Inggard.
Inggard pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program Pemprov DKI dalam membangun kota yang berkelanjutan. Ia menilai bahwa kemajuan Jakarta saat ini merupakan hasil kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat yang saling menghargai.
"Dukungan tersebut dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana namun berdampak besar, seperti menjaga kebersihan lingkungan, kemudian meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta menciptakan lingkungan yang nyaman dan layak bagi seluruh warga," tandasnya.