Supermarket di Jakpus Tak Miliki Petugas Quality Control

Selasa, 08 September 2015 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 6217

Supermarket di Jakpus Tak Miliki Petugas Quality Control

(Foto: Nurito)

Asisten Perekonomian Jakarta Pusat, Sulastri Gultom, menyayangkan tidak adanya petugas quality control yang mengawasi masalah daging, ikan dan daging ayam, pada tenan salah satu supermarket di pusat perbelanjaan Duta Merlin. 

 Jika masa berlakunya dan kondisi daging sudah tak layak harus segera dimusnahkan.

Padahal, kata Sulastri, petugas quality control diperlukan untuk mengawasi produk yang dijajakan tersebut layak konsumsi atau tidak. Jika sudah tidak layak konsumsi harus langsung dimusnahkan.

“Di sini perlunya petugas yang khusus mengawasi daging, ayam dan ikan. Jika masa berlakunya dan kondisi daging sudah tak layak harus segera dimusnahkan,” ujar Sulastri Gultom, saat melakukan peninjauan, Selasa (8/9).

Dalam tinjauan tersebut, Sulastri melihat masih ada daging yang tak layak konsumsi di supermarket tersebut. Hanya saja daging tidak disimpan di etalase melainkan di chiller (ruang pendingin - red), tempatnya menyatu dengan daging yang baru datang dari distributor.

Daging tak layak konsumsi ditumpuk di rak breaked area. Namun kondisinya masih terbalut rapih di styrofoam yang dibalut dengan plastik wraping. Ia khawatir jika tak langsung dimusnahkan, daging tak laik konsumsi ini dimanfaatkan oknum nakal untuk dijual ke warung-warung atau pedagang kecil di luar supermarket.

Marisi Hutajulu, salah satu petugas supermarket tersebut mengakui kalau seluruh daging yang diletakkan di breaked area itu baru diambill dari etalase. Namun pengambilan ini tidak ada keterkaitannya dengan adanya tinjauan petugas dari pemerintah kota administrasi Jakarta Pusat.

“Seluruh daging ini diamankan karena tak layak konsumsi lagi. Walau kadaluarsanya masih berlaku namun ternyata warna dan tekstur daging sudah berubah. Upaya ini dilakukan agar customer tidak kecewa,” ujar Hutajulu.

Kasudin Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat, Mulyadi mengatakan, supermarket berskala besar sudah seharusnya menjaga kualitas barang dagangannya. Jika ada daging, ikan, ayam atau bahan olahan tak laik konsumsi harus langsung dimusnahkan hari itu juga, tidak perlu menunggu waktu lama.

“Wali Kota marah betul, kalau tidak ada tindak lanjut dari setiap temuan. Makanya rutin menindaklanjuti setiap ada temuan dan jika pihak pengelola masih membandel, ya resikonya bisa ditutup. Izin operasional penjualan daging tidak diberikan,” tandas Mulyadi.

BERITA TERKAIT
 Supermarket Yang Mengajukan Izin Dicek

Supermarket yang Mengajukan Izin Dicek

Selasa, 08 September 2015 5829

Enam Swalayan Tak Miliki Izin Terancam Ditutup

Izin Penjualan Daging di 6 Supermarket Jakpus Kadaluarsa

Kamis, 03 September 2015 4186

Hypermart Gajahmada Plaza Terancam Ditutup

Supermarket di Gajahmada Plaza Terancam Ditutup

Selasa, 08 September 2015 15375

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 3447

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 539

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 612

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 846

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 924

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks