Kelurahan Tomang Kembangkan Pemanfaatan Lubang Biopori untuk Kurangi Sampah

Rabu, 13 Mei 2026 Bilal Nugraha Ginanjar 35


Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memasang alat biopori di wilayah permukiman warga RW 04 Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (13/5). Pengelolaan sampah organik dengan metode biopori ini sebagai upaya mengurangi beban sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Unduh Potret
1 Kelurahan Tomang Kembangkan Pemanfaatan Lubang Biopori Mengurangi Sampah 1

Seorang ptugas PPSU Kelurahan Tomang membuat alat biopori dari pipa paralon serta ember bekas

2 Kelurahan Tomang Kembangkan Pemanfaatan Lubang Biopori Mengurangi Sampah 2

Petugas PPSU melubangi tanah di wilayah permukiman warga RW 04 Kelurahan Tomang untuk memasang ala biopori

3 Kelurahan Tomang Kembangkan Pemanfaatan Lubang Biopori Mengurangi Sampah 3

Lubang biopori itu dibuat menggunakan pipa paralon 4 inch sepanjang sekitar 50 sentimeter yang ditanam di area tanah dengan lahan terbatas

4 Kelurahan Tomang Kembangkan Pemanfaatan Lubang Biopori Mengurangi Sampah 4

Kelurahan Tomang menyiapkan 200 unit instalasi biopori yang ditanam di area-area lahan taman

5 Kelurahan Tomang Kembangkan Pemanfaatan Lubang Biopori Mengurangi Sampah 5 (1)

Lubang biopori di yang ditanam bisa menampung sampah organik, khususnya sampah rumah tangga

6 Kelurahan Tomang Kembangkan Pemanfaatan Lubang Biopori Mengurangi Sampah 6

Program ini bertujuan untuk mengimplementasikan zero waste sampah dan mengurangi pembuangan ke TPST Bantargebang