Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

Jumat, 11 September 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 316

IMG COM 202609111535196760

(Foto: Istimewa)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta mengajak warga agar ikut berperan aktif melakukan pemantauan orang dan tenaga kerja asing. 

Upaya ini diwujudkan dengan mengadakan kegiatan Peningkatan Peran dan Fungsi Masyarakat dalam Melakukan Pemantauan dan Pengawasan Orang Asing dan Tenaga Kerja Asing Angkatan II Tahun 2026 di Hotel Luminor, Jakarta Barat. 

"Artinya, Indonesia terbuka terhadap dunia internasional,"

Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta, Abdul Khalit mengatakan, berdasarkan data Kanwil Ditjen Imigrasi DKI Jakarta tercatat ada 74.308 orang asing yang melakukan aktivitas dan menetap di Jakarta sepanjang 2026.

Angka ini, menurut Khalit, mencerminkan tingginya mobilitas internasional yang berlangsung di Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi nasional.

"Keberadaan orang asing di Jakarta terdiri dari mahasiswa, tenaga profesional, peneliti, pekerja asing, akademisi, dan perwakilan organisasi internasional," ujar Khalit dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/9). 

Ia mengungkapkan, kondisi keberadaan orang asing menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi Jakarta. Pemerintah juga terus melakukan penyesuaian kebijakan keimigrasian untuk mengelola dinamika mobilitas internasional. 

"Melalui Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2024 tentang Bebas Visa Kunjungan, pemerintah memberikan fasilitas kemudahan kunjungan bagi warga negara asing tertentu. Kebijakan ini diarahkan untuk mendukung pariwisata, ekonomi dan investasi, hubungan internasional, serta kepentingan strategis nasional lainnya," ungkapnya. 

Namun, lanjut Khalit, pemberian fasilitas ini dilaksanakan secara selektif dengan mempertimbangkan asas timbal balik dan manfaat, keamanan negara, dan kepentingan nasional.

"Artinya, Indonesia terbuka terhadap dunia internasional, namun tetap memastikan setiap mobilitas orang asing memberikan manfaat serta tidak mengganggu keamanan dan ketertiban umum," tukasnya.  

Ia menyebutkan bahwa dinamika ini semakin penting, karena Jakarta saat ini berada di fase transformasi besar sesuai amanat UU Nomor 2 tahun 2024 yakni sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global.

Selain itu, menjelang usia 500 tahun pada 2027 nanti, Jakarta memiliki tantangan untuk terus berkembang sebagai kota yang terbuka terhadap dunia, kompetitif secara global, aman dan berkelanjutan.

"Konsekuensinya semakin tinggi mobilitas manusia lintas negara, semakin terbuka arus investasi dan aktivitas internasional, semakin kompleks interaksi sosial dan budaya," ucapnya. 

Ia menjelaskan, keterbukaan Jakarta harus berjalan beriringan dengan kemampuan mengelola berbagai dinamika yang muncul.

Sebab, Jakarta saat ini menargetkan peningkatan posisi menuju Top 50 Global City. Berdasarkan Kearney Global Cities Index, kota global diukur melalui lima dimensi utama, yaitu Business Activity, Human Capital, Information Exchange, Cultural Experience, dan Political Engagement.

"Namun menjadi kota global tidak hanya menghadirkan manfaat. Semakin tinggi posisi suatu kota dalam jaringan global, maka semakin tinggi pula mobilitas manusia lintas negara, semakin terbuka arus investasi dan tenaga kerja asing. Semakin kompleks interaksi sosial lintas budaya. Serta semakin tinggi pula berbagai risiko transnasional yang harus dikelola secara baik," bebernya.  

Ia berharap, masyarakat dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem kewaspadaan daerah.

"Peran masyarakat bukan untuk mencurigai atau mendiskriminasi orang asing, melainkan untuk memahami dinamika yang terjadi di lingkungan sekitar secara objektif, proporsional, dan sesuai aturan yang berlaku," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PSX 20260623 172627

Bakesbangpol DKI Sosialisasikan Pemantauan dan Pengawasan Orang Asing

Selasa, 23 Juni 2026 716

Bakesbangpol DKI Gelar Ngopi Cetar di RPTRA Kebon Sirih

Bakesbangpol Ajak Warga Jaga Kondusifitas Wilayah

Rabu, 10 Desember 2025 820

Meriahkan HUT Kota Jakarta ke 498, Kesbangpol DKI Gelar Gebyar Pembauran Kebangsaan

Bakesbangpol DKI Selenggarakan Gebyar Pembauran Kebangsaan

Minggu, 29 Juni 2025 1971

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7553

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2831

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1732

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2241

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 2044

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks