PJJ Tepat untuk Lindungi Pelajar dari Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Selasa, 08 September 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 120

PJJ abu vulkanik jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira menilai, penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) merupakan langkah tepat guna melindungi pelajar dari paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Menurut Farah, kebijakan tersebut diperlukan karena tingkat paparan abu vulkanik serta durasi dampak erupsi belum dapat dipastikan. Sebab itu, keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas sebelum pembelajaran tatap muka kembali diterapkan.

"PJJ itu sangat tepat,"

"Langkah untuk mengambil pembelajaran jarak jauh itu sangat tepat karena paparannya belum kita tahu seberapa parah dan seberapa lama," ujar Farah, Selasa (8/9).

Dikatakan Farah, kebijakan PJJ dapat diperpanjang apabila kondisi erupsi dan paparan abu vulkanik belum aman untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka.

Ia memperkirakan PJJ masih dapat diterapkan hingga satu pekan sembari Pemprov DKI memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menunggu informasi terbaru dari pemerintah pusat.

"Kalau memang besok masih dilakukan PJJ, kemungkinan besar ini bisa sampai dengan satu minggu ini betul-betul disterilkan sambil kita melihat proses ataupun update dari pemerintah pusat maupun aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," tuturnya.

Meski demikian, Farah berharap, aktivitas Gunung Anak Krakatau segera menurun sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali dilaksanakan dengan aman.

Di sisi lain, Farah mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta yang terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat terkait kondisi Gunung Anak Krakatau pascaerupsi. Ia juga menilai, fasilitas kesehatan di Jakarta relatif siap menghadapi dampak erupsi karena memiliki pengalaman dalam menangani situasi darurat.

Sekadar diketahui, Pemprov DKI Jakarta memperpanjang kebijakan PJJ bagi seluruh siswa jenjang PAUD hingga SMA hingga Selasa (8/9) untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik yang masih melanda sejumlah wilayah.

Perpanjangan kebijakan tersebut ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan (Disdik). Kebijakan ini hanya berlaku untuk kegiatan belajar-mengajar, sedangkan ASN DKI tetap bekerja dari kantor seperti biasa tanpa menerapkan skema Work From Home (WFH). 

BERITA TERKAIT
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 3000

PJJ SDN Cipayung 04 otoy2

PJJ di SDN Cipayung 04 Upaya Lindungi Kesehatan Peserta Didik

Senin, 07 September 2026 261

Siswa PJJ otoy

Antisipasi Dampak Paparan Abu Vulkanik, Dinas Pendidikan Terapkan PJJ Mulai Senin

Minggu, 06 September 2026 734

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 3000

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2645

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 1693

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 1706

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 1116

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks