PJJ Tepat untuk Lindungi Pelajar dari Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Selasa, 08 September 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 764

PJJ abu vulkanik jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira menilai, penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) merupakan langkah tepat guna melindungi pelajar dari paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Menurut Farah, kebijakan tersebut diperlukan karena tingkat paparan abu vulkanik serta durasi dampak erupsi belum dapat dipastikan. Sebab itu, keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas sebelum pembelajaran tatap muka kembali diterapkan.

"PJJ itu sangat tepat,"

"Langkah untuk mengambil pembelajaran jarak jauh itu sangat tepat karena paparannya belum kita tahu seberapa parah dan seberapa lama," ujar Farah, Selasa (8/9).

Dikatakan Farah, kebijakan PJJ dapat diperpanjang apabila kondisi erupsi dan paparan abu vulkanik belum aman untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka.

Ia memperkirakan PJJ masih dapat diterapkan hingga satu pekan sembari Pemprov DKI memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menunggu informasi terbaru dari pemerintah pusat.

"Kalau memang besok masih dilakukan PJJ, kemungkinan besar ini bisa sampai dengan satu minggu ini betul-betul disterilkan sambil kita melihat proses ataupun update dari pemerintah pusat maupun aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau," tuturnya.

Meski demikian, Farah berharap, aktivitas Gunung Anak Krakatau segera menurun sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat kembali dilaksanakan dengan aman.

Di sisi lain, Farah mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta yang terus memberikan informasi terkini kepada masyarakat terkait kondisi Gunung Anak Krakatau pascaerupsi. Ia juga menilai, fasilitas kesehatan di Jakarta relatif siap menghadapi dampak erupsi karena memiliki pengalaman dalam menangani situasi darurat.

Sekadar diketahui, Pemprov DKI Jakarta memperpanjang kebijakan PJJ bagi seluruh siswa jenjang PAUD hingga SMA hingga Selasa (8/9) untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik yang masih melanda sejumlah wilayah.

Perpanjangan kebijakan tersebut ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan (Disdik). Kebijakan ini hanya berlaku untuk kegiatan belajar-mengajar, sedangkan ASN DKI tetap bekerja dari kantor seperti biasa tanpa menerapkan skema Work From Home (WFH). 

BERITA TERKAIT
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 8443

PJJ SDN Cipayung 04 otoy2

PJJ di SDN Cipayung 04 Upaya Lindungi Kesehatan Peserta Didik

Senin, 07 September 2026 669

Siswa PJJ otoy

Antisipasi Dampak Paparan Abu Vulkanik, Dinas Pendidikan Terapkan PJJ Mulai Senin

Minggu, 06 September 2026 1258

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 2164

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2905

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1211

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 870

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1698

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks