Senin, 07 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 241
(Foto: Andri Widiyanto)
Sebanyak 640 peserta didik SDN Cipayung 04 Pagi, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ).
"Erupsi Gunung Anak Krakatau"
PJJ diberlakukan menyusul adanya abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 91/2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Melalui Sistem PJJ.
Kepala SDN Cipayung 04 Pagi, Nuryati mengatakan, pelaksanaan PJJ pada hari ini berjalan lancar dengan memastikan para peserta didik tetap berada di rumah mengikuti KBM.
"Sebelum pembelajaran dimulai, guru membuat tautan Zoom untuk keperluan absensi peserta didik. Setelah mengisi absensi, para murid mengikuti kegiatan pembelajaran melalui Google Meet," ujarnya, Senin (7/9).
Nuryati menjelaskan, selain menyampaikan materi pelajaran, guru juga memberikan motivasi dan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi adanya abu vulkanik.
"Pelaksanaan PJJ juga dipantau jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Google Form yang diisi oleh pihak sekolah," terangnya.
Ia menuturkan, SDN Cipayung 04 Pagi tercatat memiliki 640 peserta didik dengan jumlah 27 guru. Jika ditambah tenaga kependidikan (Tendik), jumlah keseluruhan tenaga di sekolah tersebut mencapai 32 orang.
"Kita tentu berharap erupsi Gunung Anak Krakatau cepat selesai dan tidak menimbulkan dampak lebih besar lagi," tandasnya.