Senin, 07 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 277
(Foto: Nugroho Sejati)
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur melakukan penyemprotan abu vulkanik di kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
"Kesehatan warga, termasuk wisatawan"
Kepala Sektor Gulkarmat Kecamatan Cipayung, Suhudi mengatakan, penyemprotan dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk menekan paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Kami menyemprot pepohonan, trotoar atau pedestrian, serta badan jalan di dalam kawasan TMII. Penyemprotan diawali dari Hotel Graha Wisata yang dikelola Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta," ujarnya, Senin (7/9).
Suhudi menjelaskan, dalam penyemprotan tersebut dikerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter berikut tujuh personel.
Menurutnya, karena hanya satu unit armada yang dikerahkan, petugas harus melakukan pengisian ulang sebanyak lima kali untuk menyelesaikan penyemprotan di seluruh area yang ditentukan.
"Kami ingin ikut memastikan agar kondisi kesehatan warga, termasuk wisatawan terjaga dan tidak terpapar abu vulkanik ini," terangnya.
Unit Pengelola Anjungan dan Graha Wisata Disparekraf DKI Jakarta, Triatin Permanik menuturkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Sudin Gulkarmat Jakarta Timur dan Manajemen TMII sebagai langkah mitigasi dan preventif terhadap potensi paparan abu vulkanik.
"Penyemprotan ini bertujuan menekan partikulat atau debu agar tidak kembali beterbangan," bebernya.
Sementara itu, Corporate Communication TMII, Ken Elsa menyampaikan, TMII tetap beroperasi secara normal di tengah perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, khususnya di area terbuka, TMII melakukan penyemprotan air secara berkala di sejumlah area kawasan," ucapnya.
Elsa mengimbau pengunjung tetap tenang, menjaga kondisi kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti arahan petugas selama berada di kawasan wisata TMII.
"Kami menyediakan dan membagikan masker kepada pengunjung sebagai langkah preventif serta mengimbau penggunaan masker. Keselamatan dan kesehatan wisatawan menjadi prioritas kami," tandasnya.