Dukung Perpanjangan PJJ, Legislator Sebut Keselamatan Harus Jadi Prioritas

Jumat, 30 Januari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 970

Seorang siswa sedang mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)

(Foto: Andri Widiyanto)

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi menilai, kebijakan perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga 1 Februari 2026 sebagai langkah yang tepat di tengah tingginya curah hujan di sejumlah wilayah Jakarta.

"Keselamatan harus menjadi prioritas,"

Menurut Ghozi, kebijakan tersebut juga merupakan respons atas peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi cuaca yang tidak menentu ini dinilai tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat secara umum, tetapi juga berdampak langsung terhadap kelancaran proses belajar dan mengajar.

Ia menegaskan, penerapan PJJ bertujuan mengutamakan keselamatan mulai dari murid, guru, hingga tenaga kependidikan. Melalui PJJ, proses pembelajaran diharapkan tetap dapat berjalan lebih fleksibel tanpa mengesampingkan aspek keamanan.

“Mobilitas dari rumah ke sekolah di pagi hari sangat berisiko di tengah hujan deras dan potensi banjir, baik bagi pengguna transportasi umum maupun kendaraan pribadi, termasuk orang tua yang mengantar anaknya. Karena itu, keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Ghozi, Jumat (30/1).

Selain persoalan mobilitas, Ghozi juga menyoroti kondisi sejumlah sekolah yang terdampak banjir. Meski tidak semua sekolah mengalami genangan, kondisi tersebut tetap berpotensi mengganggu konsentrasi dan efektivitas kegiatan belajar dan mengajar.

Dengan diberlakukannya PJJ, ia berharap, hak murid untuk tetap memperoleh pendidikan dapat terpenuhi meskipun pembelajaran tatap muka belum memungkinkan. Ghozi mengingatkan, meskipun genangan air bisa surut dalam hitungan jam atau hari, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih perlu diantisipasi.

Ia menyampaikan, Jakarta telah memiliki pengalaman dalam pelaksanaan PJJ saat pandemi Covid-19. Pengalaman tersebut, menurutnya, dapat menjadi modal evaluasi agar pelaksanaan PJJ kali ini berjalan lebih efektif dan adaptif.

Meski demikian, Ghozi mengakui pembelajaran jarak jauh memiliki tantangan tersendiri.

“Sebab itu, pemantauan, komunikasi, serta interaksi aktif dari para guru menjadi sangat penting, dengan dukungan penuh dari orang tua di rumah,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI-YouTube Jalin Kolaborasi Perkuat Sektor Kesehatan Hingga Literasi Media

Pemprov DKI-YouTube Kolaborasi Perkuat Sektor Kesehatan hingga Literasi Media

Kamis, 29 Januari 2026 872

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 2034

Cuaca ekstrem diperkirakan melanda Jakarta dalam beberapa waktu ke depan.

Legislator Dorong Kesiapsiagaan Warga Hadapi Cuaca Ekstrem

Selasa, 27 Januari 2026 573

PJJ di SDN Srengseng Sawah 01

Hari Pertama PJJ di SDN Srengseng Sawah 01 Berjalan Efektif

Jumat, 23 Januari 2026 983

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 3839

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 715

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 740

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 897

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 984

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks