Festival Arsitektur Bantar Sungai Ajak Warga Peduli Lingkungan

Jumat, 04 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 617

Festival Arsitektur Bantar Sungai 2026 otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur berkolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta menyelenggarakan Festival Arsitektur Bantar Sungai Jakarta di kawasan pintu air Kanal Banjir Timur (KBT) Malakasari, Kecamatan Duren Sawit.

"Inspirasi bagi masyarakat"

Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (6/9) tersebut dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakarta Timur, Fauzi. 

Fauzi mengatakan, festival ini menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, sekaligus memperkenalkan konsep rumah sehat serta penataan kawasan bantaran sungai.

Menurutnya, pemilihan lokasi di kawasan KBT memiliki pesan penting untuk mengedukasi bahwa sungai tidak hanya berfungsi sebagai aliran air maupun batas wilayah.

"Saya memberikan apresiasi atas inisiasi kegiatan festival ini dan mengambil tempat di KBT," ujarnya, Jumat (4/9).

Fauzi menjelaskan, kawasan sungai diharapkan tidak hanya dipandang sebagai tempat air mengalir, tetapi juga dapat menjadi ruang yang memberikan warna bagi berbagai kegiatan masyarakat.

Ia menuturkan, salah satu hal menarik dalam festival tersebut adalah adanya sejumlah desain bangunan rumah sederhana yang dibuat oleh tim arsitektur. 

"Desain tersebut mengedepankan konsep rumah sehat yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Ketua IAI Jakarta, Teguh Aryanto menambahkan, Festival Arsitektur Bantar Sungai Jakarta dikemas untuk mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keberadaan sungai bagi kehidupan di Jakarta.

"Banyak ragam kegiatan dalam festival yang digelar selama tiga hari. Masyarakat bebas mengikutinya untuk meramaikan festival ini," ungkapnya.

Ia memaparkan, berbagai kegiatan selama festival, di antaranya talkshow mengenai peranan sungai, penyuluhan rumah sehat bagi warga sekitar, serta Architect Goes to School.

Dalam kegiatan Architect Goes to School, para arsitek mendatangi tiga sekolah, yakni SMAN 61, SMAN 71, dan SMAN 100. Para pelajar diedukasi mengenai profesi arsitek, peranan sungai, serta konsep rumah sehat.

"Festival juga dimeriahkan dengan lomba layang-layang yang diikuti 50 peserta," ucapnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan BKT Run dengan jarak sekitar lima kilometer yang diikuti 500 peserta. Kegiatan lainnya berupa belajar sketsa dengan objek pemandangan di sekitar kawasan festival.

"Pengunjung juga dapat menyaksikan layar tancap, pameran desain penataan bantaran sungai dan rumah sehat, hingga pertunjukan lenong," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengendalian Ikan Sapu sapu di KBT Capai 86 Kilogram (1)

Pengendalian Ikan Sapu-sapu di KBT Capai 86 Kilogram

Jumat, 22 Mei 2026 948

IMG 20260508 WA0019

Sudin Bina Marga Jaktim Pastikan PJU di Jalan Inspeksi KBT Menyala

Jumat, 08 Mei 2026 548

Pengelola urban farming di kawasan KBT memperlihatkan kembang kol yang dipanen

Trase Kering KBT Dioptimalkan Sebagai Area Urban Farming

Kamis, 09 Oktober 2025 1023

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2300

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3818

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 2584

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1108

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1186

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks