Festival Arsitektur Bantar Sungai Ajak Warga Peduli Lingkungan

Jumat, 04 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 172

Festival Arsitektur Bantar Sungai 2026 otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur berkolaborasi dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta menyelenggarakan Festival Arsitektur Bantar Sungai Jakarta di kawasan pintu air Kanal Banjir Timur (KBT) Malakasari, Kecamatan Duren Sawit.

"Inspirasi bagi masyarakat"

Kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (6/9) tersebut dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Jakarta Timur, Fauzi. 

Fauzi mengatakan, festival ini menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, sekaligus memperkenalkan konsep rumah sehat serta penataan kawasan bantaran sungai.

Menurutnya, pemilihan lokasi di kawasan KBT memiliki pesan penting untuk mengedukasi bahwa sungai tidak hanya berfungsi sebagai aliran air maupun batas wilayah.

"Saya memberikan apresiasi atas inisiasi kegiatan festival ini dan mengambil tempat di KBT," ujarnya, Jumat (4/9).

Fauzi menjelaskan, kawasan sungai diharapkan tidak hanya dipandang sebagai tempat air mengalir, tetapi juga dapat menjadi ruang yang memberikan warna bagi berbagai kegiatan masyarakat.

Ia menuturkan, salah satu hal menarik dalam festival tersebut adalah adanya sejumlah desain bangunan rumah sederhana yang dibuat oleh tim arsitektur. 

"Desain tersebut mengedepankan konsep rumah sehat yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Ketua IAI Jakarta, Teguh Aryanto menambahkan, Festival Arsitektur Bantar Sungai Jakarta dikemas untuk mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keberadaan sungai bagi kehidupan di Jakarta.

"Banyak ragam kegiatan dalam festival yang digelar selama tiga hari. Masyarakat bebas mengikutinya untuk meramaikan festival ini," ungkapnya.

Ia memaparkan, berbagai kegiatan selama festival, di antaranya talkshow mengenai peranan sungai, penyuluhan rumah sehat bagi warga sekitar, serta Architect Goes to School.

Dalam kegiatan Architect Goes to School, para arsitek mendatangi tiga sekolah, yakni SMAN 61, SMAN 71, dan SMAN 100. Para pelajar diedukasi mengenai profesi arsitek, peranan sungai, serta konsep rumah sehat.

"Festival juga dimeriahkan dengan lomba layang-layang yang diikuti 50 peserta," ucapnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan BKT Run dengan jarak sekitar lima kilometer yang diikuti 500 peserta. Kegiatan lainnya berupa belajar sketsa dengan objek pemandangan di sekitar kawasan festival.

"Pengunjung juga dapat menyaksikan layar tancap, pameran desain penataan bantaran sungai dan rumah sehat, hingga pertunjukan lenong," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengendalian Ikan Sapu sapu di KBT Capai 86 Kilogram (1)

Pengendalian Ikan Sapu-sapu di KBT Capai 86 Kilogram

Jumat, 22 Mei 2026 852

IMG 20260508 WA0019

Sudin Bina Marga Jaktim Pastikan PJU di Jalan Inspeksi KBT Menyala

Jumat, 08 Mei 2026 454

Pengelola urban farming di kawasan KBT memperlihatkan kembang kol yang dipanen

Trase Kering KBT Dioptimalkan Sebagai Area Urban Farming

Kamis, 09 Oktober 2025 871

BERITA POPULER
CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1268

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 744

IMG 20260903 WA0080

Gagasan Mahasiswa Penting untuk Bangun Kebijakan Udara Bersih

Kamis, 03 September 2026 593

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1126

Satpol jaktim jaga kramat jati nur

Penataan Pedagang Kramat Jati Tekankan Ketertiban dan Keberlanjutan Ekonomi

Rabu, 02 September 2026 647

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks