Trase Kering KBT Dioptimalkan Sebagai Area Urban Farming

Kamis, 09 Oktober 2025 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 401

Pengelola urban farming di kawasan KBT memperlihatkan kembang kol yang dipanen

(Foto: Istimewa)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur berencana memaksimalkan kawasan Kanal Banjir Timur (KBT) sebagai area urban farming (pertanian perkotaan) Pasalnya, pada trase kering di kawasan tersebut terdapat banyak lahan yang berpotensi dimanfaatkan untuk kegiatan bercocok tanam.

"Tumbuh cukup subur"

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, saat ini masyarakat telah banyak memanfaatkan lahan di sepanjang KBT untuk bercocok tanam. Lokasinya membentang dari wilayah Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit hingga Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara.

"Kawasan KBT memiliki potensi yang cukup besar dan sangat cocok untuk pertanian perkotaan karena lokasinya terbuka serta mendapat paparan sinar matahari langsung," ujarnya, Kamis (9/10).

Menurut Taufik, pihaknya membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk mengembangkan urban farming di kawasan tersebut guna meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Dukungan itu diharapkan datang dari para penggiat pertanian perkotaan, kelompok tani, unsur kelurahan dan kecamatan, serta masyarakat sekitar.

"Sayur mayur dan buah-buahan yang ditanam di sana tumbuh cukup subur. Apalagi, sumber air juga sangat mencukupi," terangnya.

Taufik menjelaskan, kegiatan bercocok tanam di KBT tidak hanya dilakukan oleh masyarakat atau kelompok tani yang melibatkan pengurus RT dan RW, tetapi juga diikuti oleh kader TP PKK, petugas PPSU, ASN, serta PJLP.

"Ada juga dari pelajar dan guru yang turut ambil bagian dalam kegiatan urban farming di kawasan KBT," bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian Sudin KPKP Jakarta Timur, Hendra Junianto menambahkan, saat ini sudah ada 14 kelompok tani aktif di sepanjang KBT.

Ia menuturkan, mereka menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan, seperti Kangkung, Bayam, Pakcoy, Terung, Tomat, Cabai, Bawang Merah, Anggur, Pisang, Jambu, dan Alpukat.

"Semuanya merupakan binaan Sudin KPKP Jakarta Timur. Kami rutin melakukan monitoring dan pembinaan agar kegiatan dan hasil panen optimal," bebernya.

Hendra menyebut, sebanyak 14 kelompok tani tersebut telah aktif sejak tahun 2022 dan jumlahnya dapat terus bertambah.

"Jika nanti ada pembentukan kelompok urban farming baru, misalnya di wilayah Kecamatan Cakung atau lainnya, tentu akan kami fasilitasi dan bina," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ketua TP PKK Kota Jakarta Timur,  Essie Feransie Munjirin

Ketua TP PKK Jaktim Ajak Penggiat Urban Farming Manfaatkan Pasar Tumbuh

Jumat, 03 Oktober 2025 870

Kegiatan tanam jagung serentak berpusat di Jalan Guruh Serih I, Kalisari

Penanaman Jagung Serentak di Jakarta Timur Dilakukan di 181 Lokasi

Jumat, 03 Oktober 2025 677

Bazar UMKM bertajuk Pasar Tumbuh di halaman Kantor Wali Kota Jaktim

Pasar Tumbuh Kembali Diadakan di Kantor Wali Kota Jaktim

Jumat, 26 September 2025 1949

Layanan vaksinasi HPR di Kelurahan Bambu Apus, Jakarta Timur

Jakarta Timur Bebas Rabies Terus Dipertahankan

Kamis, 25 September 2025 608

Poktan Cipmel Juara  Lomba Tanam Melon di Jaktim

Poktan Geber Tabur Juara Lomba Tanam Melon di Jaktim

Jumat, 12 September 2025 3258

BERITA POPULER
Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta mewakili gubernur menerima Harmony Award 2025

Pemprov DKI Raih Harmony Award 2025

Jumat, 28 November 2025 1227

BMKG: Cuaca Berawan Selimuti Jakarta Hari Ini

BMKG: Cuaca Berawan Selimuti Jakarta Hari Ini

Senin, 24 November 2025 2121

Wakil Direktur RSUD Budhi Asih Miliki Hoby Menari

Wakil Direktur RSUD Budhi Asih Ikut Lestarikan Budaya Lewat Menari

Senin, 24 November 2025 1291

Cuaca cerah meliputi Jakarta hari Ini

Mayoritas Jakarta Diprakirakan Berawan Hari Ini

Rabu, 26 November 2025 953

Pemprov DKI Raih Penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan Unggul

Pemprov DKI Sabet Penghargaan Indeks Kualitas Kebijakan Unggul

Kamis, 27 November 2025 724

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks