Gagasan Mahasiswa Penting untuk Bangun Kebijakan Udara Bersih

Kamis, 03 September 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 858

IMG 20260903 WA0080

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Bicara Udara menggelar Clean Air Policy Competition di Lantai 22, Ruang Elang Bondol, Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9).

Kompetisi penyusunan rekomendasi kebijakan terkait penanganan polusi udara ini diikuti mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

"Kita senang dengan kompetisi seperti ini,"

Peserta antara lain berasal dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Politeknik Keuangan Negara STAN, Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Santo Borromeus, hingga Politeknik Caltex Riau (PCR).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andriano mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang positif bagi mahasiswa ikut menyumbangkan gagasan sekaligus meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap persoalan kualitas udara.

"Pandangan kita sangat senang dengan adanya kompetisi seperti ini. Masyarakat luas, termasuk anak-anak muda, jadi peduli terhadap regulasi apa yang sebenarnya paling tepat agar pemerintah bisa membuat kebijakan mengenai clean air," ujar Wibi.

Ia berharap, gagasan dan rekomendasi yang dihasilkan peserta dapat menjadi masukan bagi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun Pemprov DKI Jakarta dalam merumuskan kebijakan penanganan polusi udara.

"Dengan adanya kompetisi ini, mudah-mudahan menjadi sumbangsih berharga buat eksekutif, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengenai apa yang bisa kita lakukan ke depan," jelasnya.

Wibi menilai, persoalan polusi udara semakin serius dan membutuhkan penanganan bersama. Selain sumber polusi perkotaan, ancaman kebakaran hutan juga dapat memperburuk kualitas udara.

Sebab itu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang tidak hanya menjawab persoalan saat ini, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.

"Sehingga kita harus memberikan satu warisan, legacy, kepada our next generation, kepada anak-anak kita ke depan. Sebenarnya apa sih warisan yang bisa kita berikan kepada mereka? Bukan harta benda, tetapi udara yang bersih," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Omc otoy

Pemprov DKI Lakukan OMC Tekan Polusi Udara hingga 23 Persen

Kamis, 27 Agustus 2026 527

Cityview lalin jakarta dok

Kawasan Rendah Emisi Langkah Nyata Pemprov DKI Tekan Polusi Udara

Senin, 13 April 2026 1204

Polusi kendaraan dok

Pramono Ungkap Strategi Atasi Polusi Udara Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 2095

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3246

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2867

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1196

Mediasi pondok pinang tiyo

Camat Kebayoran Lama Pimpin Mediasi Persoalan Warga Pondok Pinang

Rabu, 07 Oktober 2026 574

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1616

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks