Kamis, 03 September 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 149
(Foto: Nurito)
Sebanyak 250 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Jakarta Timur dikerahkan untuk berjaga di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Memastikan ketertiban"
Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong mengatakan, personel tersebut disiagakan setiap hari selama sekitar satu bulan ke depan sebagai langkah antisipatif agar PKL tidak kembali berjualan di bahu jalan maupun trotoar.
"Para pedagang sudah diberikan tempat relokasi, termasuk di Lokbin Kramat Jati," ujarnya, Kamis (3/9).
Menurutnya, personel yang dikerahkan terbagi dalam dua sif. Pertama, mulai pukul 16.00-23.00 WIB dan untuk sif kedua mulai pukul 23.00-07.00 WIB.
"Kami akan memastikan ketertiban di kawasan ini ke depan dapat terjaga dengan baik," terangnya.
Muhammadong menjelaskan, pihaknya juga mendirikan posko pengawasan di pelataran parkir Plaza Lippo Kramat Jati yang berada tepat di sisi selatan Lokbin Kramat Jati.
"Keberadaan posko tersebut bertujuan memudahkan petugas memantau kondisi di sepanjang Jalan Raya Bogor," ungkapnya.
Ia menambahkan, meski penjagaan ditargetkan berlangsung selama satu bulan, jumlah personel dapat dikurangi secara bertahap apabila kondisi kawasan sudah benar-benar kondusif dan pedagang dapat mematuhi ketentuan penataan.
"Prinsipnya kita ingin memastikan para pedagang menempati lapak-lapaknya sesuai dengan yang telah ditentukan dan disepakati bersama," tandasnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan penataan PKL di Jalan Raya Bogor dengan memberikan solusi tempat usaha yang tidak melanggar aturan.
Sebanyak 331 pedagang ditempatkan di Pasar Kramat Jati, 193 pedagang ikan diarahkan berjualan di Lokbin Kramat Jati, 45 pedagang kue ditempatkan di Lokbin Cililitan, sedangkan 45 pedagang lainnya diarahkan ke pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya.