Jumat, 28 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 110
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 26 regu tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Kepulauan Seribu mengikuti Lomba Regu Prestasi (LRP) Penggalang Pramuka Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Berani Berkompetisi, Kompak Berprestasi" tersebut berlangsung di Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang mulai 27-29 Agustus 2026.
"Pramuka itu bukan hanya teori"
Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Muhammad Tohari mengatakan, LRP bukan sekadar ajang kompetisi antarpelajar, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan, serta kemampuan bekerja sama peserta didik.
"Pramuka itu bukan hanya teori, tetapi ada makna mendalam di baliknya. Di sinilah adab, keterampilan, dan karakter peserta didik dibuktikan serta dibentuk," ujarnya, Jumat (28/8).
Tohari menjelaskan, dalam sebuah perlombaan, menang atau kalah merupakan hal yang lumrah. Namun, keberanian siswa untuk tampil dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan merupakan prestasi yang patut diapresiasi.
"Kalian yang sampai di tahap ini adalah pemenang. Forum ini menjadi tempat untuk menguji kemampuan, mempererat persaudaraan, dan belajar bekerja sama dalam sebuah tim," terangnya.
Ia berharap, nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian dalam LRP tidak hanya berfokus pada kecepatan peserta dalam menyelesaikan tugas, tetapi juga mencakup aspek kejujuran dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Menjadi regu berprestasi tidak hanya dinilai dari seberapa cepat kalian menyelesaikan tugas, tetapi juga dari seberapa kompak, jujur, dan peduli terhadap sesama anggota serta lingkungan sekitar," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kepulauan Seribu, Rustini menambahkan, keikutsertaan 26 regu tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pendidikan karakter melalui praktik langsung di lapangan.
"LRP ini menjadi wadah bagi adik-adik untuk mengembangkan keberanian dan kedisiplinan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan nilai-nilai kepramukaan dalam berbagai simulasi kegiatan," bebernya.
Rustini berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Ia meyakini pengalaman yang diperoleh selama tiga hari pelaksanaan LRP akan menjadi bekal berharga bagi para siswa pada masa mendatang.
"Terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana setiap regu mampu menunjukkan tanggung jawab dan semangat kebersamaan," tandasnya.