Selasa, 04 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 185
(Foto: Folmer)
Sebanyak 30 warga Jakarta Pusat, mengikuti pelatihan Tata Boga usaha ekonomi kreatif yang digelar di RPTRA Pandawa, Tanah Tinggi, Johar Baru, Selasa (4/8). Pelatihan tahap pertama dibuka Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Iqbal Akbaruddin dan dihadiri Wali Kota Arifin.
Iqbal mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan besar yang dirancang Gubernur dan Wakil Gubernur DKI untuk mewujudkan warga Jakarta yang semakin maju dan memiliki daya saing, sehingga dapat ikut mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.
Meningkatkan keterampilan dan keahlian
"Jadikan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian, sehingga dapat berpeluang membuka usaha kuliner,' ujar Iqbal Akbaruddin.
Ia menjelaskan, pelatihan tata boga tahap pertama berlangsung selama tiga hari ke depan.
"Peserta yang mengikuti pelatihan tata boga ini tidak sekadar mendapat ilmu, tapi juga menerima bantuan peralatan masak untuk berwirausaha," paparnya.
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menambahkan, pelatihan tata boga bagi puluhan warga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan penghasilan keluarga.
"Peserta mendapatkan ilmu cara memasak tiga menu yakni rempeyek, terasi bawang, dan es lumut yang dapat dijadikan ide bisnis kuliner," ucapnya.
Sementara Juriyah (42), warga Johar Baru yang mengikuti pelatihan, mengaku mendapat ilmu baru untuk mendukung usaha kuliner yang sudah dirintis beberapa tahun lamanya.
"Alhamdulilah, saya selama ini berjualan peyek. Dengan ikut pelatihan, saya lebih paham untuk membuat menu yang bisa menarik pembeli," akunya.