Kamis, 07 Mei 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 63
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 10 kader PKK Kelurahan Tangki, ikut pelatihan tata boga pembuatan makanan dan minuman yang diadakan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Barat.
Pelatihan sistem jemput bola atau mobil training unit (MTU) ini digelar di Aula Kantor Lurah Tangki, sejak Selasa (28/4) hingga Rabu (3/6) mendatang.
"Bisa jadi modal untuk membuka usaha kuliner,"
Instruktur Pelatihan Tata Boga PPKD Jakarta Barat, Dimas menjelaskan, selama 20 hari mengikuti pelatihan para peserta diberikan materi kelas dan praktek memasak 36 menu kuliner nusantara serta membuat aneka minuman.
"Pada hari kedua pelatihan peserta diberikan materi barista dan pada hari ini mereka dilatih membuat laksa," ungkapnya.
Pada akhir pelatihan nanti, lanjut Dimas, peserta akan mengikuti uji kompetensi. Mereka yang lulus akan menerima sertifikat keprofesian dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Sertifikat dan keahlian yang didapat bisa jadi modal untuk membuka usaha kuliner,"tukasnya.
Salah seorang kader PKK dari RW 06 Kelurahan Tangki, Tarinah, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan. Berbagai materi yang didapat, menurutnya semakin memperkaya wawasan dan pengetahuan berbagai masakan.
"Kita jadi paham bagaimana memasak yang baik dan sistematis. Rasanya juga jadi lebih enak," ujarnya.
Hal senada diutarakan Ika, kader PKK RW 01 Kelurahan Tangki, Ia berkeinginan bisa membuka usaha kuliner sendiri.
"Setelah tahu ilmunya ini, saya kalau bisa punya modal akan membuka usaha untuk menambah penghasilan bagi keluarga," tandasnya.