Rabu, 15 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 164
(Foto: Nurito)
Sebanyak 20 warga mengikuti pelatihan kerja berbasis Mobile Training Unit (MTU) yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Program ini menjadi salah satu upaya konkret mendekatkan pelatihan keterampilan langsung kepada masyarakat.
"Mandiri secara ekonomi"
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur ini menyasar dua bidang sekaligus, yakni tata boga dan tata rias. Masing-masing kejuruan diikuti sebanyak 10 peserta.
Lurah Cibubur, Rony Abdullah mengatakan, pelatihan dengan sistem jemput bola melalui MTU ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak kelurahan dan PPKD Jakarta Timur.
"Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan warga, khususnya ibu-ibu agar bisa lebih mandiri secara ekonomi dan membantu mengurangi pengangguran," ujarnya, Rabu (15/4).
Rony menjelaskan, peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader TP PKK, Dasawisma, kader Jumantik, hingga warga umum yang ingin meningkatkan keterampilan.
"Program ini berlangsung selama hampir satu bulan, sejak 6 April hingga 4 Mei," terangnya.
Instruktur Pelatihan dari PPKD Jakarta Timur, Nuni Asrofiah menambahkan, materi pelatihan diberikan secara komprehensif, mencakup teori hingga praktik langsung.
"Peserta tidak hanya diajarkan teknik memasak dan merias, tetapi juga dibekali pengetahuan penting seperti higiene, penggunaan peralatan, hingga cara menghitung harga jual produk," terangnya.
Menurutnya, untuk kejuruan tata boga, peserta dilatih membuat berbagai produk seperti roti tawar, roti manis, burger, bakpao, hingga pizza.
"Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan mendapatkan sertifikat resmi dari PPKD Jakarta Timur sebagai bukti kompetensi mereka," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Cibubur,, Sri Wahyu Astuti (48) mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena memberikan bekal.keterampilan dan wawasan baru hingga menambah relasi.
"Alhamdulillah, dari yang awalnya tidak tahu apa-apa, sekarang jadi punya ilmu baru. Rencananya setelah ini saya ingin mencoba membuka usaha roti," tandasnya.