30 Pelajar di Jakut Diedukasi Konsep Pertanian Perkotaan

Senin, 03 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 508

IMG 20260803 WA0120

(Foto: Anita Karyati)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara, Senin (3/8), menggelar kegiatan Pentas Literasi bertema “Bertani Modern di Perkotaan”. 

Kegiatan edukatif yang diadakan di lobi kantor wali kota ini diikuti 30 pelajar dari enam sekolah menengah atas (SMA), yaitu SMAN 18 Jakarta, SMAN 41 Jakarta, SMA Yappenda, SMA Gita Kirtti 2 Jakarta, SMAN 15 Jakarta dan SMAN 80 Jakarta.

Memperoleh wawasan baru melalui materi yang aplikatif dan menarik

Perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setko Jakarta Utara, Taufik mengatakan, Pentas Literasi merupakan program rutin yang diselenggarakan setiap Senin sebagai sarana pembelajaran di luar kelas bagi para pelajar.

“Kegiatan ini dirancang agar peserta memperoleh wawasan baru melalui materi yang aplikatif dan menarik. Kali ini, para pelajar mendapatkan pembekalan mengenai pertanian modern, khususnya sistem hidroponik dan urban farming,” ucapnya.

Menurutnya, materi disampaikan langsung petugas dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara. Para peserta dikenalkan dengan konsep pertanian perkotaan yang dinilai semakin penting diterapkan di tengah keterbatasan lahan.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit menjelaskan, selain mendapatkan materi teori, para peserta juga dikenalkan dengan berbagai jenis tanaman yang dapat dibudidayakan di lingkungan rumah.

“Anak-anak yang tinggal di kota terkadang kurang mengenal dunia pertanian. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan mereka lebih dekat dengan tanaman dan cara penerapannya melalui konsep urban farming,” katanya.

Novy berharap, para pelajar dapat menjadi pelopor atau pionir ketahanan pangan di lingkungan keluarga masing-masing dengan memanfaatkan lahan yang tersedia.

“Kami berharap mereka bisa mulai menanam sendiri di rumah, misalnya menanam cabai atau tanaman pangan lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ucapnya. 

Sementara, salah seorang peserta dari SMA Yappenda, Atiiqa Suciati, mengaku mendapat wawasan baru tentang pentingnya mengenal tanaman sejak dini. Bahkan, dirinya jadi tahu tentang hidroponik dan cara menanam tanpa tanah.

"Ternyata bertani bisa dilakukan di rumah meskipun lahannya terbatas. Semoga kegiatan ini lebih sering diadakan karena sangat bermanfaat bagi kami,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Salah satu Pelajar sedang bertanya kepada pembicara di Pentas Literasi Jakut

Pelajar Jakut Antusias Ikuti Pentas Literasi Bertema Antiperundungan

Kamis, 13 November 2025 724

DWP mengajar TK Dharma Siwi jati

DWP Hadirkan Edukasi Literasi Menyenangkan bagi Anak

Selasa, 02 Juni 2026 605

pelatihan pertanian di perkotaan (urban farming) di RPTRA Nyiur Melambai

Pelajar dari Dua Pulau Dilatih Pertanian Perkotaan

Kamis, 02 Oktober 2025 730

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1304

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1425

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1428

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1117

Pendamping KKMP pelatihan Dashboard Monitoring ist

Pendamping KKMP Dilatih Gunakan Dashboard

Kamis, 01 Oktober 2026 375

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks