Kamis, 23 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 172
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Sebanyak 103 unit kendaraan bermotor mengikuti uji emisi penaatan hukum yang diadakan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan bersama Kepolisian di Jalan Pangeran Antasari, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak.
"24 kendaraan dinyatakan tidak lulus uji emisi"
Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin LH Jakarta Selatan, Tuty Ernawati mengatakan, kegiatan uji emisi tersebut merupakan bagian dari upaya penaatan hukum untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di Jakarta memenuhi ketentuan emisi gas buang.
"Tadi ada beberapa kendaraan yang memang sudah melakukan uji emisi. Sehingga, kami persilakan untuk melintas tanpa perlu diuji kembali," ujarnya, Kamis (23/7).
Tuty menjelaskan, dalam kegiatan uji emisi penaatan hukum ketiga pada tahun 2026, pihaknya menjangkau sebanyak 103 kendaraan.
"Ada 79 kendaraan lulus uji emisi. Sedangkan, sebanyak 24 kendaraan dinyatakan tidak lulus uji emisi," terangnya.
Ia menambahkan, kendaraan yang tidak lulus uji emisi terdiri atas dua unit kendaraan roda empat berbahan bakar bensin, satu unit kendaraan roda empat berbahan bakar solar, dan 21 unit kendaraan roda dua.
"Untuk kendaraan yang tidak lulus, kami mengeluarkan surat teguran kepada pemilik kendaraan tersebut agar mereka segera melakukan servis atau memperbaiki kondisi kendaraannya menjadi lebih baik," ungkapnya.
Menurutnya, kendaraan yang tidak lulus uji emisi biasanya disebabkan oleh tingginya kadar karbon monoksida atau hidrokarbon. Dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya mengukur delapan parameter, yakni temperatur, putaran mesin, karbon monoksida, karbon monoksida terkoreksi, karbon dioksida, hidrokarbon, oksigen, dan lambda.
"Kami berharap dengan adanya uji emisi ini, kualitas udara Jakarta terus membaik dan masyarakat semakin peduli terhadap kendaraannya," bebernya
Sementara itu, salah seorang pengendara sepeda motor, Asep Hidayat mengaku kaget saat mendapati adanya kegiatan uji emisi di lokasi tersebut. Namun, ia merasa lega setelah kendaraannya dinyatakan lulus uji emisi.
"Saya kira ada razia, ternyata uji emisi. Alhamdulillah, motor saya lulus karena memang saya servis secara rutin, baik ganti oli maupun servis lainnya," tandasnya.