Rabu, 22 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 295
(Foto: Nurito)
Warga RW 01, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur merasa senang dan bersyukur karena saluran air baru di Gang Milenium sudah direvitalisasi.
"Permasalahan genangan"
Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 01 Kelurahan Munjul, Sukarno mengatakan, saluran air lama sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan deras. Kondisi itu kerap menyebabkan genangan di permukiman warga RT 03, RT 04, RT 05, dan RT 06 dengan ketinggian mencapai 20 hingga 25 sentimeter.
"Alhamdulillah, saluran air yang memadai dan sesuai standar baru terwujud sekarang. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Sudin SDA, kelurahan, dan kecamatan yang telah merealisasikan pembangunan saluran air ini," ujarnya, Rabu (22/7).
Sukarno menjelaskan, sebelum pembangunan saluran air permanen dilakukan, warga secara swadaya pernah memasang hong berdiameter 20 sentimeter sekitar tahun 2014.
"Selama ini memang kondisinya sangat sederhana. Kalau hujan turun dengan intensitas tinggi, air tidak tertampung dan akhirnya menggenangi permukiman warga," terangnya.
Lurah Munjul, Muhammad Noor menuturkan, usulan revitalisasi saluran air tersebut sudah masuk dalam Musrenbang tahun 2024 dan 2025. Namun, pelaksanaannya baru terealisasi tahun ini.
"Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini, keseluruhan permasalahan genangan saat curah hujan tinggi bisa tertangani. Air bisa tertampung dan mengalir melalui saluran yang sudah sesuai standar ini," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Suku Dinas SDA Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri menjelaskan, revitalisasi saluran air tersebut dilakukan menjadi upaya untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan.
"Total panjang saluran air yang kita bangun mencapai 371 meter. Materialnya menggunakan beton U-ditch berukuran 40x40 sentimeter dan 50x50 sentimeter serta box culvert ukuran 50 sentimeter," bebernya.
Ia memaparkan, pekerjaan pembangunan dilakukan oleh pihak ketiga setelah melalui proses lelang melalui e-Katalog. Sebelum pekerjaan dimulai, sosialisasi
"Pengerjaan sudah dimulai sejak 13 Juli 2026 dan ditargetkan rampung 6 Agustus mendatang. Progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 22 persen," tandasnya.