Kamis, 16 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 69
(Foto: Nurito)
Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur dalam mengurangi titik genangan terus dilakukan. Salah satunya melalui pembangunan saluran air sepanjang 621 meter di Jalan Hanafi, Gang Masjid Jami Nurul Iman, RT 07/02, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit yang mendapat apresiasi dari warga setempat.
"Sering tergenang"
Pengurus RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Suko Wibowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur yang sudah merealisasikan usulan warga.
Menurutnya, kawasan tersebut menjadi salah satu titik rawan genangan karena merupakan pertemuan aliran air dari beberapa arah. Selama sekitar empat tahun terakhir, genangan setinggi kurang lebih 30 sentimeter kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi.
"Lokasi ini menjadi titik temu saluran air, sehingga sering tergenang. Semoga setelah saluran baru selesai dibangun, genangan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat teratasi," ujarnya, Kamis (16/7).
Kepala Seksi Pembangunan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri menjelaskan, pembangunan saluran tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025.
Ia memaparkan, kondisi saluran sebelumnya sudah tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras. Saluran yang dibangun secara swadaya oleh warga hanya memiliki dimensi sekitar 25 hingga 30 sentimeter.
"Pekerjaan dilakukan oleh pihak ketiga melalui proses lelang e-Katalog. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," terangnya.
Sementara itu, Pelaksana pekerjaan dari pihak ketiga, Satrio Wibowo menambahkan, saluran baru dibangun menggunakan beton U-ditch berukuran 40x40 sentimeter dengan total panjang 621 meter yang dikerjakan pada dua sisi saluran.
"Proyek dimulai pada awal pekan ini dan ditargetkan rampung dalam waktu 90 hari. Hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 10 persen," tandasnya.