Selasa, 21 Juli 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 221
(Foto: Doc)
PAM Jaya telah melakukan inspeksi langsung terhadap lokasi kebocoran pipa berdiameter 800 milimeter di Jalan M.I. Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, yang terdampak pekerjaan Jakarta Sewerage Development Project (JSDP).
Kebocoran tersebut terjadi akibat aktivitas pengecekan yang dilakukan kontraktor pelaksana proyek di sekitar lokasi.
"tidak mengganggu kebutuhan air,"
Peninjauan kondisi lapangan oleh jajaran Direksi PAM Jaya guna memastikan langkah penanganan berjalan cepat, tepat, dan sesuai prosedur. Direksi juga memberikan arahan kepada tim teknis agar proses perbaikan dapat segera dilaksanakan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja, kualitas pekerjaan, serta keberlangsungan layanan air bersih kepada pelanggan.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan, kebocoran terjadi akibat aktivitas proyek JSDP yang mengenai jaringan pipa utama milik PAM Jaya.
“Ini ada accident dari pekerjaan JSDP. Kontraktor melakukan checking dan menabrak pipa 800 mm kita hingga kemudian terjadi kebocoran yang sangat signifikan yang perlu kita perbaiki dalam waktu dekat. Kami semua tim sedang melakukan rekayasa air dan kita perlu maksimal dua hari untuk melakukan perbaikan,” ujar Arief Nasrudin, Selasa (21/7).
Ia mengatakan, PAM Jaya melakukan rekayasa distribusi air untuk menjaga layanan tetap berjalan selama proses penanganan. Pelanggan diperkirakan hanya mengalami penurunan tekanan atau berkurangnya suplai air, namun tidak sampai menyebabkan layanan terhenti sepenuhnya.
“Jadi akan ada sedikit gangguan air ke pelanggan. Airnya tidak mati, berkurangnya suplai tidak terlalu banyak, tetap bisa beraktivitas dan tidak mengganggu kebutuhan air yang ada di pelanggan,” katanya.
Arief menyampaikan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar distribusi air tetap mengalir selama proses perbaikan berlangsung, dengan situasi yang pastinya airnya sedikit berkurang.
Ia menambahkan, PAM Jaya terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait, termasuk pelaksana proyek, untuk mempercepat proses perbaikan sekaligus meminimalkan dampak terhadap jaringan perpipaan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penanganan berlangsung,” tandasnya.
Sebagai informasi, pekerjaan perbaikan dijadwalkan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 22.00 WIB hingga Selasa, 21 Juli 2026 pukul 04.00 WIB. Suplai air diperkirakan kembali normal secara bertahap mulai Selasa, 21 Juli 2026 pukul 10.00 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kelurahan Ancol, Cideng, Duri Pulo, Gambir, Glodok, Karang Anyar, Kartini, Keagungan, Kebon Kelapa, Krukut, Maphar, Mangga Besar, Mangga Dua Selatan, Pasar Baru, Penjaringan, Petojo Selatan, Petojo Utara, Pinangsia, Tambora, Taman Sari, dan Tangki.
PAM Jaya juga menyiapkan layanan mobil tangki air gratis bagi pelanggan rumah tangga serta kondisi darurat melalui call center 1500 223.