Rabu, 08 Juli 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 440
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menutup kegiatan khitanan massal di ruang M.H. Thamrin, Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/7). Acara yang merupakan hasil kolaborasi antara PAM Jaya dengan Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta ini pun memecahkan rekor MURI.
"Ini memecahkan rekor khitanan massal,"
Rekor MURI yang diberikan ini untuk kategori khitan dengan metode klem secara seri dengan peserta terbanyak. Dari target 2.000 peserta, acara ini berhasil melibatkan hingga 2.445 anak.
"Acara khitanan massal ini sebenarnya targetnya adalah 2.000, tetapi laporan terakhir jumlahnya menjadi 2.445. Sehingga dengan demikian ini memecahkan rekor khitanan massal yang diadakan dalam satu periode waktu," ujar Pramono.
Pramono pun mengapresiasi kegiatan sosial ini dan berharap agar acara yang bermanfaat bagi masyarakat ini dapat dilanjutkan pada tahun depan. Ia menargetkan program khitanan massal pada tahun depan melibatkan hingga lima ribu peserta.
"Saya minta untuk dipersiapkan dari sekarang, mudah-mudahan dalam rangka menyambut 5 abad kita bisa 5.000 khitanan massal," kata Pramono.
Dalam rangkaian perayaan 5 abad Jakarta itu, Pemprov DKI sekaligus memberikan kado kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menikmati transportasi dan tempat wisata gratis selama lima hari berturut-turut.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin melaporkan, kegiatan khitanan massal ini diselenggarakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial PAM Jaya kepada masyarakat. Khitanan massal ini merupakan yang keempat kalinya digelar berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK.
"Saya sempat dichallenge sama Bu Gubernur untuk ditambah jadi 1.000 dan dichallenge lagi tahun ini insyaallah tadi laporan dari panitia sudah tembus di 2.000 anak," kata Arief.
Arief menyampaikan, penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) dilakukan untuk meningkatkan citra PAM Jaya.
Selain acara khitanan massal, PAM Jaya juga membagikan 5.000 toren kepada masyarakat pada tahun ini. Pembagian toren ini untuk memperkuat pasokan air yang dibutuhkan masyarakat.
"Dengan peran CSR kami, kami harapkan juga kinerja dari perusahaan tetap berjalan, CSR-nya tetap kemudian semakin kuat," lanjutnya.
Arief pun berharap, kontribusi PAM Jaya dalam menyediakan dan memberikan layanan air bersih kepada seluruh masyarakat Jakarta semakin optimal.
"Dan insyaallah mudah-mudahan semuanya bisa dimudahkan agar Jakarta dan kemudian PAM Jaya bisa memberikan kontribusinya kepada masyarakat," kata dia.