63 Tong Sampah Pilah Dibagikan di Susukan

Kamis, 16 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 606

63 Tong Sampah Pilah Dibagikan di Susukan

(Foto: Nurito)

Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan membagikan 63 tong sampah pilah kepada tujuh RW. Bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut akan dimanfaatkan sebagai lubang biopori jumbo untuk mengolah sampah organik dari rumah tangga.

"Sebagai lubang biopori jumbo"

Penyerahan bantuan yang berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Susukan itu dihadiri jajaran kelurahan serta perwakilan 10 perusahaan yang berpartisipasi dalam program CSR.

Lurah Susukan, Puja Akbar Sahroni mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemilahan sampah dari sumber yang terus didorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menurutnya, selain 63 tong sampah, masing-masing RW juga menerima bantuan tiga sak semen untuk mendukung pembuatan lubang biopori jumbo.

"Tong sampah ini akan dimanfaatkan sebagai lubang biopori jumbo untuk menampung sampah organik sisa dapur warga. Semoga pengelolaan sampah organik bisa dilakukan langsung dari lingkungan masing-masing," ujarnya, Kamis (16/7).

Puja menjelaskan, percepatan pembangunan biopori menjadi langkah penting mengingat kebijakan pengurangan pengiriman sampah ke TPST Bantar Gebang terus diperkuat.

"Waktu semakin mendekat. Agustus tidak boleh lagi membuang sampah ke TPST Bantar Gebang. Makanya kita terus galakkan pembuatan lubang biopori," terangnya.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan Coffee Morning yang digelar di Kantor Kecamatan Ciracas pada awal Juli lalu dan berhasil menghimpun dukungan dari 10 perusahaan swasta.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari sumber juga terus meningkat. Dari total 8.967 rumah yang tersebar di tujuh RW, sebanyak 5.442 rumah atau sekitar 61 persen telah menerapkan pemilahan sampah. 

"Kelurahan Susukan menargetkan capaian tersebut meningkat hingga 80 persen pada akhir Juli," bebernya.

Sementara itu, Ketua RW 04, Kelurahan Susukan, Abdul Mufti mengapresiasi dukungan perusahaan swasta dan pemerintah kelurahan yang dinilai semakin memperkuat partisipasi warga dalam pengelolaan sampah.

Ia menyampaikan, wilayahnya sebelumnya juga telah menerima tiga tong sampah pilah. Adanya tambahan bantuan tersebut membuatnya optimistis program pemilahan dan pengolahan sampah organik di tingkat lingkungan akan semakin optimal.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan tong sampah dan semen ini. Bantuan langsung kami distribusikan kepada para ketua RT agar pembuatan lubang biopori jumbo bisa segera dilaksanakan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gerobak sampah jatipadang otoy

Syafrin Ingatkan Pentingnya Peran Petugas Gerobak Sampah

Kamis, 16 Juli 2026 637

IMG 20260714 WA0006

701 Lubang Biopori Sampah Dibuat di Kelurahan Jati

Selasa, 14 Juli 2026 655

Dibantu PPSU, RW 10 Pondok Bambu Terapkan Satu KK Satu Lubang Biopori

Warga Pondok Bambu Perbanyak Lubang Biopori Sampah Organik

Senin, 06 Juli 2026 1561

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5396

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1832

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1615

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1478

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1875

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks