701 Lubang Biopori Sampah Dibuat di Kelurahan Jati

Selasa, 14 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 175

IMG 20260714 WA0006

(Foto: Istimewa)

Kelurahan Jati, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur terus mempercepat program pengolahan dan pemilahan sampah dari sumbernya melalui pembangunan lubang biopori komunal. Hingga Senin (13/7), sebanyak 701 lubang biopori sudah terbangun dan ditargetkan meningkat menjadi 1.000 unit pada akhir Juli 2026.

"Sampah dapat dipilah dan dikelola dari sumbernya"

Lurah Jati, Asep Ahmad Umar mengatakan, pembuatan lubang biopori merupakan bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah yang selama ini dikirim ke TPST Bantar Gebang. 

Lubang biopori dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik sisa dapur menjadi kompos. Sementara, sampah anorganik dipilah dan disalurkan ke bank sampah.

"Langkah ini dibuat untuk memastikan bahwa mulai Agustus sampah dapat dipilah dan dikelola dari sumbernya. Sehingga sampah dari warga tidak ada lagi yang dibuang ke TPST Bantar Gebang," ujarnya, Selasa (14/7).

Ia optimistis, apabila target 1.000 lubang biopori tercapai, Kelurahan Jati mampu mengurangi sedikitnya 1 ton atau 1.000 kilogram sampah organik setiap hari dari sumbernya.

Ia merinci, sebanyak 701 lubang biopori yang telah dibuat tersebar di 11 RW. Untuk wilayah RW 01 sebanyak 65 unit, RW 02 berjumlah 58 unit, RW 03 mencapai 94 unit, dan RW 04 ada 121 unit.

"Untuk RW 05 sebanyak 46 unit, RW 06 berjumlah 41 unit, RW 07 mencapai 106 unit, RW 08 ada 40 unit, RW 09 sebanyak 35 unit, RW 10 berjumlah 39 unit, dan RW 11 masih 56 unit," terangnya.

Asep menjelaskan, pembuatan luban biopori merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, FKDM, PPSU, pengelola bank sampah, sekolah, pondok pesantren, yayasan pendidikan, pelaku usaha, kader TP PKK, Dasawisma, Jumantik, pengelola RPTRA hingga gedung perkantoran.

Setiap lubang biopori memiliki kedalaman sekitar 1 meter dengan diameter 40 sentimeter dan mampu menampung hingga 120 liter sampah organik. 

"Lubang dilengkapi tong berwarna biru yang disediakan warga. Untuk proses penggalian dilakukan oleh 15 petugas PPSU," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tumpukan Sampah di Cakung Barat Ditarget Tuntas Besok

Penanganan Sampah di TPS Belakang Pasar Cakung Ditargetkan Tuntas Besok

Rabu, 08 Juli 2026 606

Dibantu PPSU, RW 10 Pondok Bambu Terapkan Satu KK Satu Lubang Biopori

Warga Pondok Bambu Perbanyak Lubang Biopori Sampah Organik

Senin, 06 Juli 2026 1002

IMG 20260617 WA0012

1.000 Lubang Biopori Jumbo Ditargetkan Terealisasi di Kecamatan Cipayung

Rabu, 17 Juni 2026 512

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7367

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6562

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6110

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 6039

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1308

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks