Rabu, 15 Juli 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 264
(Foto: Nurito)
Sebanyak 50 warga mengikuti Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri Kejuruan Aneka Kue Angkatan IV Tahun 2026 yang diadakan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Timur di RPTRA Jati Bersinar, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulo Gadung. Pelatihan berlangsung mulai 13-17 Juli 2026.
"Meningkatkan kemampuan berwirausaha"
Program pelatihan dengan sistem jemput bola ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov).DKI Jakarta untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru melalui bidang kuliner.
Kasubbag Tata Usaha Sudin Nakertransgi Jakarta Timur, Aldino Septa Nugraha mengatakan, pelatihan tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis membuat aneka kue. Sehingga, dapat menjadi bekal berwirausaha dan meningkatkan pendapatan keluarga.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berwirausaha serta menambah ilmu dalam bidang aneka kue. Diharapkan nantinya hasil dari pelatihan ini dapat membantu perekonomian keluarga," ujarnya, Rabu (15/7).
Aldino menjelaskan, pelatihan menghadirkan instruktur profesional, Chef Chilla Puspasari dengan peserta yang berasal dari lima kecamatan, yakni Duren Sawit, Matraman, Pulo Gadung, Jatinegara, dan Cakung.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari teknik pembuatan berbagai jenis kue, seperti donat, choux pastry, pastry, cake, dan bakery.
"Selain praktik membuat produk, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai penggunaan peralatan pastry dan bakery serta strategi menentukan harga jual agar produk memiliki nilai ekonomi," terangnya.
Menurutnya, sebagai bentuk dukungan terhadap peserta untuk memulai usaha, Sudin Nakertransgi Jakarta Timur juga akan memberikan bantuan berupa satu unit mixer kepada setiap peserta setelah pelatihan selesai.
"Bantuan ini diharapkan dapat menjadi modal awal dalam mengembangkan usaha rumahan di bidang kuliner," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta, Sofia (43) mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut karena menjadi pengalaman pertamanya mendapatkan pelatihan keterampilan tersebut.
Sofia menuturkan, dengan keterampilan yang dimiliki ditambah bantuan mixer yang akan diterima dapat menjadi langkah awal untuk membuka usaha aneka kue dan membantu meningkatkan perekonomian keluarganya.
"Saya sangat senang ikut pelatihan seperti ini. Kemarin saya mengetahui informasi pelatihan dari pengurus RT/RW melalui grup WhatsApp," tandasnya.