Pemkot Jaksel Percepat Penurunan Stunting

Rabu, 15 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 206

Syafrin OPD sinergi stunting

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi pelaksanaan pelaporan Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Semester I Tahun 2026 di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota setempat. 

"Pelaksanaan aksi konvergensi PPPS"

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, pelaksanaan sosialisasi merupakan tindak lanjut amanat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk memastikan penyelenggaraan pelaporan percepatan penurunan stunting berjalan sesuai ketentuan.

"Akurasi data dan informasi yang kita sampaikan akan menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan aksi konvergensi PPPS di Jakarta Selatan. Hal ini penting untuk memitigasi risiko kegagalan dalam pencapaian target penurunan prevalensi stunting sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMD Tahun 2025-2030," ujarnya, Rabu (15/7).

Syafrin menjelaskan, prevalensi stunting di Jakarta Selatan di tahun 2026 tercatat mencapai 14,9 persen. Pemkota Jaksel menargetkan angka tersebut dapat ditekan menjadi 11,34 persen pada 2030. 

"Untuk mencapai sasaran itu dibutuhkan sinergisitas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," terangnya.

Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab Suku Dinas Kesehatan maupun Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah.

"Saya mengingatkan seluruh unsur Tim Percepatan Penurunan Stunting Jakarta Selatan agar memastikan data sasaran dan keluarga berisiko stunting diidentifikasi serta ditetapkan dengan baik. Data harus menjadi referensi utama dalam perencanaan, pelaksanaan intervensi, pemantauan, hingga evaluasi secara berkelanjutan," ungkapnya.

Syafrin menginginkan adanya skema pendampingan yang berkesinambungan bagi keluarga sasaran dan keluarga berisiko stunting. Upaya tersebut dapat diperkuat melalui kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

"Saya berharap seluruh jajaran Pemkot Jakarta Selatan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk menurunkan angka prevalensi stunting sesuai target yang telah ditetapkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta Selatan, Hera Lidiawati menambahkan, sosialisasi berlangsung selama dua hari. 

Kegiatan menghadirkan narasumber dari Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, serta diisi dengan bimbingan teknis dari unsur terkait mengenai kebijakan terbaru pelaporan periodik PPPS.

"Seluruh laporan pelaksanaan aksi konvergensi PPPS yang disusun oleh masing-masing perangkat daerah akan dihimpun sebagai bahan laporan Wali Kota Jakarta Selatan kepada Gubernur DKI Jakarta untuk pelaporan Semester I Tahun 2026," tandasnya.

BERITA TERKAIT
TP PKK Kepulauan Seribu Berkolaborasi Atasi Stunting

TP PKK Kepulauan Seribu Berkolaborasi Atasi Stunting

Selasa, 05 Mei 2026 463

Kovergensi stunting jaksel tiyo

Musrenbang Tingkat Kota Jaksel Perkuat Komitmen Atasi Stunting

Rabu, 08 April 2026 553

Anak terindikasi stunting budi

Balita Teridikasi Stunting di Jelambar Nikmati Layanan Ajelita

Senin, 06 April 2026 1279

BERITA POPULER
IMG 20260714 WA0016

Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

Selasa, 14 Juli 2026 6774

IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7943

Kelurahan berprestasi fakhri

Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

Senin, 13 Juli 2026 1764

Ima mahdia dprd dki

DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Selasa, 14 Juli 2026 1451

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1534

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks