Senin, 06 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 636
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Empat Balita terindikasi stunting di Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, menikmati layanan antar jemput (Anjelita) untuk mendapat medis ke RSUD Taman Sari
Lurah Jelambar, Pradista Machdala Putra mengatakan, penanganan stunting membutuhkan kerja sama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Karena itu, pihaknya bersama jajaran PKK kelurahan menginisiasi program ini.
"Melakukan pemeriksaan dan mendapat penanganan di RSUD,"
"Kami berharap program Anjelita akan memudahkan warga yang anaknya terindikasi stunting untuk melakukan pemeriksaan dan mendapat penanganan di RSUD," katanya, Senin (6/4).
Diharapkan Pradista, program Anjelita ini akan membantu warga yang anaknya terindikasi stunting untuk bisa melakukan pemenuhan gizi yang baik secara terkontrol. Sehingga upaya pengentasan stunting di wilayahnya bisa optimal.
Tidak hanya memfasilitasi anter jemput, jelas Pradista, program Anjelita ini juga melakukan penelusuran dan pemantauan serta penanganan terpadu terhadap anak terindikasi stunting.
"Selain pemeriksaan kesehatan dan pemenuhan gizi, tentunya juga dibutuhkan lingkungan yang sehat. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk mewujudkannya juga terus meningkat," tambahnya.
Ketua Pokja 4 PKK Kelurahan Jelambar, Irene menjelaskan, program ini akan membantu anak melakukan pemeriksaan kesehatan yang meliputi tinggi badan, berat badan, status gizi, serta konsultasi bagi balita yang mengalami stunting melalui pemberian vitamin dan susu khusus.
Dalam program ini, tenaga medis dari RSUD Taman Sari juga mengedukasi orang tua mengenai berbagai hal seputar pola asuh yang baik dan optimal.
"Kami berharap dengan adanya program ini, para orang tua dapat lebih memahami pentingnya pemenuhan gizi dan kesehatan anak-anak mereka," tandasnya.