Jumat, 10 Juli 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 85
(Foto: Ilustrasi)
Rekrutmen pogram padat karya yang dibuka Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapatkan sambutan tinggi dari masyarakat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 132.627 orang yang telah mendaftarkan diri dalam tahap I dan II untuk mengisi 2.843 lowongan.
"Ini memang betul-betul digunakan untuk bantalan sosial,"
"Pemerintah DKI Jakarta membuka lowongan pekerjaan untuk bantalan sosial dan sekarang ini sudah tahap pertama dan kedua sudah selesai untuk 2.843 lowongan yang mendaftar 132.627 pelamar," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7).
Pramono menegaskan, proses seleksi rekrutmen program padat karya dilakukan tanpa keterlibatan orang dalam. Ia juga mengaku telah menginstruksikan masing-masing kepala dinas untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan.
"Karena ini memang betul-betul digunakan untuk bantalan sosial ketika tekanan ekonomi sedang seperti ini," lanjut Pramono.
Gubernur berharap, program bantalan sosial yang disiapkan ini benar-benar memberikan manfaat untuk perekonomian masyarakat Jakarta di tengah tekanan ekonomi saat ini.
Untuk diketahui, dari 132.627 pelamar program padat karya, sebanyak 55.389 pelamar atau 42 persen dinyatakan lolos cleansing administrasi.
Pada tahap I diikuti oleh 127.474 pelamar, di mana sebanyak 53.710 di antaranya lolos cleansing dan 50 peserta dinyatakan lolos seleksi. Yakni terdiri atas 29 peserta di Dinas Sumber Daya Air, 13 peserta di Dinas Bina Marga, dan 8 peserta di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.
Sedangkan pada tahap II membuka 26 lowongan dengan 61 formasi di empat OPD, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.
Dari tahapan ini, tercatat ada 5.153 pelamar, dengan 1.679 pelamar atau 32,6 persen lolos cleansing. Yakni terdiri 490 pelamar di DLH, 464 di Dinas SDA, 422 di Dinas Bina Marga, dan 303 di Distamhut. Sedangkan hasil seleksi pada tahap II ini masih dalam proses pengumpulan dan rekapitulasi data dari OPD.