Minggu, 21 Juni 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 260
(Foto: Ilustrasi)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, proses rekrutmen lowongan kerja program padat karya terus dipantau agar tepat sasaran. Sebanyak 2.843 lowongan dibuka untuk masyarakat Jakarta sebagai bantalan ekonomi.
"Kenapa dilakukan ini? Untuk membuat bantalan sosial. Karena kemudian memang ekonomi dunia kan tekanannya sekarang ini makin keras," ujar Pramono, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (21/6).
"ada 100.000 pendaftaran,"
Ia pun memastikan proses pendaftarannya berjalan secara transparan dan bebas dari praktik kecurangan. Karena itu, Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menjaga keterbukaan informasi selama proses seleksi berlangsung.
"Dan kekhawatiran untuk 'orang dalam' main-main, saya sudah sampaikan ke Bu Dewi, tidak boleh ada. Transparan, terbuka, karena ini dijaga dan ditunggu oleh masyarakat Jakarta," katanya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Hingga saat ini tercatat ada ratusan ribu orang yang telah melamar pekerjaan di program padat karya tersebut.
"Jadi untuk Padat Karya sudah dibuka 37 lowongan pekerjaan dan per hari ini memang ada 100.000 pendaftaran," ungkapnya.
Pendaftaran program padat karya akan ditutup pada 25 dan 26 Juni untuk tahap pertama. Sedangkan pengumumannya akan dilakukan pada 27 Juni, sekaligus pembukaan lowongan kerja untuk tahap kedua.
"Kita akan tutup di tanggal 25 dan 26 Juni untuk sesi pertama dan diumumkan tanggal 27. Dan pada tanggal 27 Juni itu juga akan ada sesi yang kedua," tandas Marulina.