Warga Pejaten Barat Diedukasi Kelola Sampah

Minggu, 05 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 776

Warga Pejaten Barat Diedukasi Kelola Sampah

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan memberikan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di RW 04, Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu. 

"Semua pihak harus berperan aktif"

Kegiatan ini menekankan pelaksanaan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber yang harus diterapkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Minggu, Nandang Jumyatin mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik. Pasalnya, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang ke depan hanya akan menerima sampah residu.

"Kami terus aktif memberikan edukasi kepada warga secara langsung, baik di lingkungan permukiman, sekolah, perkantoran, maupun tempat usaha. Semua pihak harus berperan aktif," ujarnya, Minggu (5/7).

Nandang menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya, yakni rumah tangga. Warga diedukasi untuk memisahkan sampah menjadi empat kategori, yaitu organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu.

Selain penyampaian materi, dalam kegiatan juga dilakukan praktik pembuatan dan pengolahan biopori jumbo sebagai salah satu metode pengolahan sampah organik yang dinilai efektif.

"Melalui biopori jumbo, sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering dapat diolah menjadi kompos sekaligus membantu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah," terangnya.

Ia berharap, masyarakat semakin aktif dan konsisten dalam menerapkan kebiasaan memilah serta mengolah sampah dari sumbernya.

"Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, pengurangan timbulan sampah dapat diwujudkan demi lingkungan yang lebih bersih, sehat, lestari, dan berkelanjutan," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Pejaten Barat, Yudi Setia Prawira menambahkan, warga yang hadir, baik pengurus lingkungan maupun unsur masyarakat lainnya, sangat antusias mengikuti sosialisasi, edukasi, serta praktik pengolahan sampah secara langsung.

Menurutnya, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan sudah memperkenalkan berbagai metode pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Selain penyampaian materi dan praktik pengolahan sampah, kami juga melakukan penandatanganan komitmen bersama sebagai wujud kesepakatan dan tekad seluruh pihak untuk menerapkan budaya memilah dan mengelola sampah secara bertanggung jawab," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Penyuluhan keluarga gps kelapa gading anita

Warga Kelapa Gading Barat Diajak Implementasikan Gerakan Pilah Sampah

Jumat, 03 Juli 2026 551

Pembersihan Jalan Swadaya Albo cakung ist2

Tumpukan Sampah di Cakung Dibersihkan, Gubernur Ajak Warga Mulai Pilah Sampah

Kamis, 02 Juli 2026 941

Dasawisma pilah sampah tiyo

Kader Dasa Wisma Jaksel Jadi Penggerak Pilah Sampah

Kamis, 02 Juli 2026 662

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 6313

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 1951

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2706

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 789

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 1794

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks