Rabu, 01 Juli 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 214
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana menggratiskan transportasi umum (Transum) di bawah kelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama lima hari berturut-turut untuk menyambut perayaan lima abad Kota Jakarta.
Kebijakan gratis transportasi tersebut tidak hanya akan berlaku bagi warga Jakarta, namun juga untuk seluruh masyarakat Indonesia.
"membebaskan KTP untuk seluruh Indonesia,"
"Untuk nanti lima abad, lima hari berturut-turut, tanggalnya akan kami tentukan, saya akan membebaskan KTP untuk seluruh Indonesia," ujar Pramono, di gedung Bursa Efek Indonesia, Rabu (1/7).
Selain akan menggratiskan tarif transportasi umum, Pemprov DKI juga akan membebaskan biaya masuk tempat-tempat wisata di bawah naungan Pemprov DKI, seperti Ragunan, Monumen Nasional (Monas), dan museum.
"Saya akan membebaskan KTP untuk seluruh Indonesia. Kenapa? Supaya pada saat libur sekolah, kalau libur sekolah datang ke Jakarta bisa menjadi hiburan. Apalagi kalau di Jakarta transportasinya gratis. Sehingga siapa saja bisa menikmati Jakarta," ucap Pram, sapaan akrabnya.
Pramono menyampaikan, kebijakan tersebut diambil untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Jakarta serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Hal ini juga mengingat keberhasilan Pemprov DKI dalam meningkatkan jumlah pengunjung ke Jakarta dan mendongkrak perputaran ekonomi melalui kebijakan pemberian tarif khusus transportasi umum saat HUT ke-499 Jakarta dan berbagai event lainnya.
"Contohnya ketika lebaran, tahun baru, dan bahkan kemarin ketika Jakarta ulang tahun, saya membebaskan selama tiga hari transportasi. Apa yang terjadi? Semua tempat yang kita ringankan atau kita gratiskan, semuanya memecahkan rekor," jelasnya.
Bahkan, Pramono menyebut jumlah pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan juga berhasil mencetak rekor baru yang mencapai 135.500 orang saat perayaan HUT Jakarta kemarin.
Begitu juga dengan tempat wisata lainnya seperti Ancol dan museum-museum yang bahkan jumlah pengunjungnya bisa menembus 30 ribu orang dalam sehari.
"Yang saya bahagia, orang datang ke Jakarta memecahkan rekor itu ke museum, yang selama ini tidak pernah didatangi. Masing-masing museum ada yang 30.000 orang datang. Museum bisa didatangi 30.000 dalam satu hari kan luar biasa," kata dia.
Pramono ingin Kota Jakarta dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Namun ia menegaskan agar masyarakat yang berkunjung tetap menjaga ketertiban di Jakarta.
Gubernur meyakini berbagai persoalan di Jakarta akan tertangani jika Jakarta dapat dikelola dengan baik. Melalui pembangunan sistem transportasi yang terintegrasi, transformasi Jakarta menjadi kota global yang nyaman dan inklusif pun akan terwujud.
"Jadi ini menunjukkan bahwa Jakarta kalau dikelola dengan baik, semua yang belum terkoneksi kita hubungkan, yang jauh kita dekatkan, persoalan-persoalan yang dulu tidak selesai kita selesaikan," tandasnya.