Kamis, 25 Juni 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 232
(Foto: Istimewa)
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas keterbukaan public di Jakarta.
Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi menyatakan, kebutuhan fasilitas ruang sidang, penguatan regulasi melalui Rancangan Peraturan Daerah tentang Keterbukaan Informasi Publik (Ranperda KIP), serta peningkatan sosialisasi dan edukasi hingga tingkat kelurahan menjadi perhatian bersama.
"Dukungan terhadap Komisi Informasi akan terus dilakukan secara maksimal,"
"Kami akan mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik, termasuk mendorong keaktifan seluruh perangkat daerah dalam pelaksanaan E-Monev. Dukungan terhadap Komisi Informasi akan terus dilakukan secara maksimal," tegasnya.
Ketua KI DKI Jakarta, Harry Ara Hutabarat, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfotik DKI Jakarta yang selama ini telah memberikan fasilitasi dan dukungan terhadap berbagai program KIP di Jakarta.
Menurutnya, selama ini Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah dengan jumlah peserta E-Monev badan publik terbesar secara nasional.
"Tahun ini, kami menargetkan sebanyak 1001 badan publik akan ikut serta pada penilaian keterbukaan informasi," kata Harry Ara, seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis (25/6).
Ia mengungkapkan, pelaksanaan E-Monev merupakan bentuk komitmen badan publik memberikan layanan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.
"Hasil E - Monev 2025 sebanyak 189 badan publik berpredikat informatif. Kami berharap semakin banyak badan publik yang meraih predikat serupa pada tahun mendatang," ungkapnya.